Camat Bingung Widodo Kabur, Kades Kepayang Sari Masuk Sel

Redaksi Redaksi
Camat Bingung Widodo Kabur, Kades Kepayang Sari Masuk Sel
ist.
Basuki SKM, Camat Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

RENGAT, riaueditor.com - Dua Kepala Desa di Kecamatan Batang Cenaku kabupaten Inhu, Riau, yakni Kades Kepayangsari, Kaprinata Eka mendekam dibalik terali besi Polsek Tanayan Raya. Kaprinata diringkus Polisi saat sedang asyik mengkonsumsi Narkoba jenis sabu di salah satu hotel di Pekanbaru beberapa hari lalu.

Sedangkan Kades Pematang Manggis, Widodo setelah diketahui dirinya diduga korupsi dana desa dan beberapa kali diberitakan oleh sejumlah media, belum lama ini menghilang dari desanya bersama keluarganya dengan alasan menjenguk orang tuanya sakit di Jawa sudah berjalan sebulan.

Camat Batang Cenaku, Basuki SKM ditemui awak media Selasa (20/3/2018) di ruang kerjanya mengatakan, surat pemberitahuan dari penyidik Polsek Tanayan Raya, Pekanbaru terkait ditahannya Kades Kepayangsari, Kaprinata Eka baru saja diterimanya, Senin (19/3/2018).

Menurut Basuki, Kaprinata ditangkap oleh Polisi Tenayan Raya saat sedang pesta sabu di hotel beberapa hari lalu, dengan demikian Kades ini harus menjalani proses hukum akibat perbuatannya.

Basuki mengaku sudah menyampaikan surat pemberitahuan dari Polsek Tenayan Raya itu kepada Bupati Inhu, Yopi Arianto secara tertulis, untuk mendapatkan keputusan terhadap Kades Kaprinata itu, sebab secara juridis formal hak berhak memberikan tindakan terhadap Kades yang bermasalah adalah Bupati.

Camat Batang Cenaku ini mengakui kecewa atas perbuatan Kades Kepayangsari itu, dan berharap ini menjadi pelajaran kepada kades-kades lainnya untuk tidak mengkonsumsi narkoba.

"Saya setiap rapat mingguan kerap mengingatkan semua Kades untuk mewanti wanti untuk tidak terlibat Narkoba. Apalagi sebagai pamong di desa agar dapat memberikan contoh yang baik terhadap warganya," ujarnya.

Untuk menjalankan roda pemerintahan desa Kepayangsari, Camat menunjuk secara lisan Sekdes, Bujang Adam sebagai pelaksana harian, sebab surat perintah dari Bupati Inhu terkait penunjukan menggantikan Kaprinata belum turun.

Terkait masalah Kades Pematang Manggis, Widodo yang diketahui warganya telah melarikan diri dari desanya, akibat korupsi dana desa dari sektor pembangunan waduk air di dua lokasi, dan pembangunan fiktif terhadap gorong gorong, membuat Widodo kabur dari desa itu bersama anak dan istrinya.

Menurut Camat Basuki, Widodo memang ada izin tapi dengan menggunakan seluler, dikatakannya dia sedang dalam perjalanan ke Jawa untuk mengunjungi orang tuanya yang sedang sakit, namun setelah sebulan ini seluler Kades Pematangmanggis itu sudah tidak aktif lagi dan Widodo pun tidak pernah memberitahukan kabarnya.

Tokoh masyarakat Pematang Manggis, Sarwono mengatakan, sebelum Widodo minggat dia datang ke rumah berusaha menyogok mantan Kades ini dengan sejumlah uang, dengan maksud agar tidak lagi mengkritisi Widodo dalam melaksanakan tugasnya apalagi terkait penggunaan dana ADD, namun Sarwono menolaknya, hingga Widodo kabur bersama keluarga. (zap)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini