Bupati Silaturrahmi dengan Masyarakat Suku Akit Desa Tenan

Redaksi Redaksi
SELATPANJANG(riaueditor)- Pendidikan merupakan kunci kemajuan sesuatu bangsa maupun daerah, tanpa pendidikan mana mungkin sebuah bangsa bisa maju dan berkembang. Tingginya tingkat kemiskinan masyarakat dan keterisoliran sesuatu daerah berawal dari rendahnya tingkat pembangunan dan minimnya akses pendidikan yang tersedia.

Bagi masyarakat kita suku Akit yang mau melanjutkan pendidikan di Selatpanjang, pemerintah telah membangunkan Asrama khusus masyarakat suku Akit atau komunitas adat tertinggal (KAT) di jalan SMA 3 Dorak selatpanjang, semuanya gratis dan bagi masyarakat yang benar-benar susah dan tidak mampu atau anak-anak yang berprestasi, pemerintah akan biayakan sekolah mereka hingga ke Perguruan Tinggi.

Demikian diungkap Bupati Kepulauan Meranti Drs irwan Msi saat menyampaikan sambutannya pada acara silaturrahmi  dengan masyarakat Suku akit, kaum duafa dan mualaf desa Tenan kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (14/12). Acaraini ditaja oleh Forum Peduli Masyaraka Meranti (FPMM) Kepulauan Meranti bekerja sama dengan Gapoktan Meranti Makmur, LSM Cinta Rakyat, dan Seksi Ekonomi LAM Kepulauan Meranti.

Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang kepada  masyarakat suku Akit, kaum Duafa, anak yatim, serta para mualaf yang ada di desa Tenan.

Untuk itu  kita minta kepada Kepala desa agar dapat mendata masyarakatnya, anak-anak yang putus sekolah, atau yang mau melanjutkan sekolah ke selatpanjang, khususnya suku Akit dan segera mengantarkan datanya.

"Terobosan ini merupakan bentuk upaya kita untuk mengeluarkan masyarakat kita Suku Akit dari keterisoliran dan kemiskinan yang selama ini selalu menyelimuti mereka, sekaligus ini merupakan upaya kita untuk pemerataan kualitas SDM di tengah masyakat Kepulauan Meranti tanpa memandang suku, etnis atau agama," ungkap Bupati.

Menurut Bupati, sebagaimana yang di akui oleh kepala Dinas Sosial Provinsi Riau H Said Saqlul Amri, Asrama KAT di kabupaten kepulauan Meranti merupakan satu-satunya yang ada di provinsi Riau, bahkan mungkin di Indonesia. Oleh karena itu, kata bupati, tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan anak-anak mereka, karena berbagai fasilitasi saat terus kita upayakan termasuk akan membangun fasilitas sekolah yang memadai di desa ini nantinya.

Dan saya intruksikan kepada seluruh kepala Satuan Kerja  Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Badan (Kaban) untuk peduli terhadap pendidikan.

"Pada Kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para orang tua anak untuk dapat menyekolahkan anak-anak mereka, tidak alasan untuk tidak menyekolahkan anak-anak mereka  karena pemerintah selama ini terus berupaya untuk meningkat kualitas dan mutu pendidikan di kabupaten kepulauan meranti ini. Karena daerah ini tidak akan maju jika masyarakatnya tidak berpendidikan," sebut bupati..

Hari ini saya merasa terharu dan  sangat senang bisa bersama-sama dengan masyarakat di desa tenan ini, saya juga ingin mengucapkan terrima kasih kepada FPMM serta LSM Citra, Gapoktan Meranti Makmur Kecamatan Tebing Tinggi Barat dan LAM Kabupaten Kepulauan Meranti yang sangat peduli dengan masyarakat miskin yang ada di Kepulauan Meranti ini, untuk itu saya mengharapkan FPMM untuk terus melakukan pemantauan dan pendataan masyarakat yang hidup dalam keterisoliran.

Turut hadir Kepala Bidang Keserasian dan KAT Kementerian Sosial RI, Ros Halpiah, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Sukirno, Kepala Desa Tenan, Samsi, Ketua FPMM kepulauan Meranti, Zaini M, Ketua LSM Citra, Hamdan dan sejumlah pengurus LAM Kepulauan Meranti diantaranya H Wan Amiruddin, Amat dan beberapa orang lainnya.(ipul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini