Bolos Saat Jam Kerja, Sekda Permalukan Kepala dan Pegawai Puskesmas Bagan Punak

Redaksi Redaksi
Bolos Saat Jam Kerja, Sekda Permalukan Kepala dan Pegawai Puskesmas Bagan Punak
hen
Plt Sekda H Surya Arfan didampingi Kepala BKD Rohil Roy Azlan memperingatkan seluruh petugas Puskesmas Bagan Punak, Kecamatan Bangko yang kedapatan Bolos disaat jam kerja.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Seluruh pegawai Puskesmas Bagan Hulu Kecamatan Bangko Senin (9/8) dipermalukan serta dipaksa berkumpul  di halaman kantor Bupati jalan Merdeka. Pasalnya kedapatan melanggar disiplin dengan cara meninggalkan area kerja disaat masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal ini mengangkangi peraturan kedisiplinan pegawai.

Mereka yang dipermalukan mulai dari Kepala Puskesmas, dr, bidan, perawat dan staff Honorer yang bertugas di Puskesmas Bagan Punak. Mereka mendapat peringatan pertama dan terakhir dari Plt Sekdakab Rohil H Surya Arfan yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Roy Azlan.

"Ini adalah peringatan yang pertama dan terakhir kepada semua pegawai Puskesmas. Hari ini saya sampaikan secara lisan, nanti bagian kepegawaian akan meneruskan peringatan ini secara tertulis kepada setiap petugas," tegas Plt Sekda.

Seharusnya lanjut Plt Sekda, Puskesmas sebagai tempat pelayanan  masyarakat memberikan contoh yang baik, memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan medis tapi malah sebaliknya semua petugas melanggar dan cenderung menunjukan sikap yang tidak bertanggung jawab kepada tugas yang sudah diamanatkan.

"Saat saya sidak kemarin, sekitar pukul 14.00 Wib, Puskesmas sudah tutup dan digembok, pegawai sudah pulang semua dan saya lihat kondisi Puskesmas pun berantakan dan kotor. Gerobak ada di dalam ruangan pas saya lihat dari kaca pintu, ini sungguh keterlaluan dan harus diberikan sanksi tegas," tandas plt Sekda.

Dengan adanya kejadian yang memalukan ini, Surya Arfan berharap tidak akan terjadi lagi kejadian serupa di tempat lainnya, khususnya pelayanan publik seperti Puskesmas di daerah terpencil, dampaknya sangat besar dan yang paling disalahkan adalah Bupati.

"Silahkan catat ya, jangan diulangi lagi, ini adalah peringatan yang pertama dan terakhir," tukas Surya Arfan.(hen)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini