Assisten II Setdakab Kampar Buka Pelatihan Dewan Hakim MTQ Kabupaten Kampar

Redaksi Redaksi
Assisten II Setdakab Kampar Buka Pelatihan Dewan Hakim MTQ Kabupaten Kampar
sy/riaueditor.com
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kampar Nurbit ketika membuka acara Pelatihan Peningkatan Keterampilan dan Profesionalisme Dewan Hakim MTQ Kabupaten Kampar di Hotel Bangkinang Baru, Senin (9/5).
BANGKINANG, riaueditor.com - Saat ini kita harus mulai berfikir untuk tidak saja mempertanggung jawabkan kegiatan, melainkan adanya manfaat yang didapat dari pelaksanaan kegiatan dan ada kemajuan prestasi karena adanya kegiatan tersebut, kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kampar, Nurbit ketika dirinya membuka Pelatihan Peningkatan Keterampilan dan Profesionalisme Dewan Hakim MTQ Kabupaten Kampar di Hotel Bangkinang Baru, Bangkinang Kota, Senin (9/5).

Kegiatan ini diharapkan melahirkan saran serta  pemikiran yang disampaikan kepada Pemerintah daerah. Karena hasil pemikiran dan saran yang dihasilkan dari pelaku yang telah ahli memungkinkan melahirkan saran yang baik demi kemajuan Prestasi. Peserta merupakan elemen yang tidak terpisahkan, hendaknya peserta pelatihan harus serius dalam mengikuti pelatihan Peningkatan Keterampilan dan Profesionalisme Dewan Hakim MTQ Kabupaten Kampar, ujarnya.

Materi pelatihan dan materi penilaian tidak berubah, yang menjadi kerisauan kita bersama adalah penurunan ranking dalam perhelatan MTQ tingkat Provinsi Riau, selama ini peningkatan kualitas prestasi MTQ Kabupaten Kampar cenderung terus menurun.

Untuk Dewan Hakim saat ini dibutuhkan peremajaan, karena masih masih banyak dewan hakim yang berusia lanjut dan masih aktif, diharapkan pelatihan ini mampu melahirkan dewan Hakim yang lebih muda dan memiliki pengalaman dibidangnya, ungkap Nurbit.

Nurbit juga mengatakan bahwa keadaan prestasi Kabupaten Kampar saat ini sangat memprihatinkan padahal sudah nada peraturan Daerah yang mendukung untuk peningkatan prestasi seperti, peraturan Daerah Maghrib Mengaji dan peraturan lainnya. Harus ada upaya secara sistematis dan berani yang berdasarkan kaidah mengambil keputusan atau langkah baru demi terwujudnya prestasi Kabupaten Kampar, ungkap Nurbit.

Fakta yang ada, Kabupaten Kampar sebagai Serambi Mekahnya Provinsi Riau, nyatanya prestasi yang diperoleh untuk MTQ tingkat Provinsi Riau jauh dari harapan. Biarlah kita kalah tapi terhormat dari pada menang tapi hina. MTQ merupakan kefasihan dan memahami serta siar dari Firman Allah SWT. Kalau masih ada celah-celah lemah dalam peningkatan prestasi MTQ, mari kita bersama membenahi celah tersebut, Ujarnya.

Disampaikan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan Dewan Hakim yang memiliki kemampuan, Kapabilitas dan berkualitas serta mampu memberikan penilaian secara Profesional pada setiap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dikabupaten Kampar dimasa yang akan datang.

Qori dan Qoriah yang dilahirkan Kabupaten Kampar tidak terlepas dari peran serta Pembinaan oleh dewan Hakim Kabupaten Kampar. Juga diharapkan instruktur mampu memberikan materi kepada dewan hakim agar mampu menjadi dewan Hakim yang amanah dan profesional, pungkasnya.

Sementara, ketua pelaksana Kepala Bagian Kesra Al Kautsar mengatakan tujuan pelatihan tersebut adalah sebagai syarat untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan dewan hakim pada perhelatan MTQ tingkat Kabupaten Kampar serta meningkatkan kualitas dewan hakim dalam pemberian nilai kepada peserta MTQ untuk tingkat Kabupaten Kampar yang akan dihelat.

Untuk jumlah Peserta yakni berjumlah 25 orang yang mewakili dari 21 Kecamatan. Acara pelatihan ini dimulai tanggal 8 hingga 14 Mei 2016, tenaga pengajar berasal 1 orang dari LPTQ nasional, 5 orang LPTQ Provinsi Riau dan 1 orang dari Kabupaten Kampa, Paparnya. (sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini