Akhir Tahun, Penerangan Listrik di Kecamatan Bandar Petalangan Tuntas

Redaksi Redaksi
Akhir Tahun, Penerangan Listrik di Kecamatan Bandar Petalangan Tuntas
foto: Ist
PELALAWAN, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan sangat serius menjalankan program Pelalawan terang di 12 Kecamatan. Program yang sudah dicanangkan dari tahun 2012 ini digesa  melalui anggaran Percepatan Pembangunan Infstruktur Desa dan Kelurahan (PPIDK). Selama tiga tahun program Pelalawan terang berjalan, sudah 5 Desa dan Kelurahan di Kecamatan Bandar Petalangan mendapatkan penerangan. Jika tidak ada halangan, akhir tahun 2015, enam desa lagi yang ada di kecamatan tersebut akan menyusul mendapat penerangan listrik.

Demikian disampaikan Camat Bandar Petalangan, Amri Juharza SSos kepada riaueditor, Kamis (17/12/2015). Menurutnya di Kecamatan Bandar Petalangan terdapat 10 desa dan satu kelurahan. Dimana 5 desa dan kelurahan yang sudah mendapatkan penerangan, tinggal 6 desa masih menunggu penerangan diakhir tahun 2015.

"Alhamdulillah sudah ada 5 desa yang mendapatkan penerangan listrik seperti Desa Angkasa, Desa Lubuk Terap, Desa Kuala Semundam dibangun melalui PLN, Keluharan Rawang Empat, Desa Sialang Godang dan Desa Air Terjun dibangun melalui program PPIDK. Sedangkan yang masih menunggu penerangan listrik ada enam desa lagi seperti Desa Sialang Bungkuk, Desa Lubuk Raja, Desa Lubuk Keranji Timur, Tebang Niang masih menunggu kelayakan jaringan dan Desa Tambun masih dalam pengerjaan. Kalau tidak ada halangan, insya Allah diakhir tahun akan sudah bisa mendapatkan penerangan listrik," ujarnya.

Amri Juharza menyebutkan bahwa enam desa tersebut dibangun melalui dana APBD Pelalawan melalui anggaran PPIDK. Dirinya berharap semua desa dan kelurahan di Kecamatan Bandar Petalangan listrik sudah bisa menikmati penerangan listrik.

"Masyarakat dienam desa tersebut sudah 10 tahun mendambakan listrik, akhirnya mimpi masyarakat untuk mendapat penerangan terwujud juga. Sebelum dibangun jaringan listrik, masyarakat di desa dan Kelurahan Kecamatan masih menggunakan genset desa (PLTD) dan waktu itu pun mendapat penerangan pakai waktu," paparnya.

Amri Juharza menambahkan, pembangunan jaringan listrik dibangunan melalui dana PPIDk melalui APBD Pelalawan  tahun 2015, dimana setiap desa mendapatkan anggaran sebesar 400 juta dan mendapatkan penambahan anggaran juga. Jadi dana tersebut memang difokuskan untuk membangun jaringan listrik.

"Penggunaan anggaran dana PPIDK untuk membangun jaringan listrik merupakan hasil musyawarah mufakat masyarakat setiap desa dan kelurahan," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini