ADD Tak Kunjung Cair, Banyak Kades Terpaksa Berhutang

Redaksi Redaksi
ADD Tak Kunjung Cair, Banyak Kades Terpaksa Berhutang
ilustrasi
BENGKALIS, riaueditor.com - Sejak beberapa bulan terakhir, ratusan kepala desa se Kabupaten Bengkalis belum mendapatkan kepastian kapan pencairan alokasi dana desa (ADD) dapat dilakukan karena selama ini mereka terpaksa berhutang untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

Hal itu seperti yang diungkapkan salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Siak Kecil yang tak ingin dipublikasi namanya, Selasa (08/06/2016). Dia mengatakan tidak kunjung cairnya dana bantuan dari pusat tersebut berdampak terhambatnya roda pemerintahan desa.

"Kita berharap ADD atau dana desa lainnya segera dicairkan, agar roda pemerintahan bisa berjalan normal, sebab kita harus mencari dana talangan agar roda pemerintahan tetap berjalan. Saat ini hampir seluruh kades di Kecamatan Bukit Batu maupun Siak Kecil terpaksa berhutang," katanya.

Dia mengungkapkan, pihaknya tidak mengerti kenapa pencairan dana tersebut terkesan berbelit-belit, termasuk aturan dan proses pencairan.

Ditambahkan lagi, dengan kosongnya posisi Sekda saat ini yang menjadi penyebab utama tidak dapat dicairkannya ADD tahun ini. Padahal, ungkap dia, sejumlah desa telah memenuhi semua aplikasi untuk pengajuan pencairan dana tersebut.

"Hampir 40 desa yang telah memenuhi persyaratan untuk dapat mencairkan dana bantuan tersebut, namun hingga saat ini dana ADD tetap saja belum bisa dicairkan, dengan alasan belum ada Sekda, seharusnya Bupati Bengkalis turun tangan menyelesaikan masalah ini, setiap tahun begini begini saja masalahnya," katanya.

Dia dan ratusan kepala desa lainnya berharap Pemkab Bengkalis, segera melakukan upaya agar dana tersebut dapat segera dicairkan untuk pemerintahan desa.

Anggota DPRD Bengkalis, Fahrul Nizam, mengatakan prihatin dengan keadaan yang dialami pemerintah desa yang belum bisa mencairkan dana bantuan tersebut. Saat ini, pihaknya berusaha berkoordinasi dengan Pemkab Bengkalis terkait persoalan tersebut.

"Kami tengah berkordinasi dengan dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Bengkalis, bagaimana caranya agar bantuan tersebut segera dicairkan, dan pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik. Laporan yang kami terima sudah banyak kepala desa yang ditagih karena meminjam sejumlah uang untuk menjalankan pemerintahan," katanya.(der)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini