2016 Bulog Bangun Gudang di Meranti, Sasaran Lokasi Sialangpasung

Redaksi Redaksi
2016 Bulog Bangun Gudang di Meranti, Sasaran Lokasi Sialangpasung
Kabag Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar SSos MSi
SELATPANJANG-Kabar menyenangkan datang dari Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Rencananya tahun 2016 nanti Bulog akan membangun gudang yang sudah lama dinanti-nantikan masyarakat Meranti.

Hal ini menyangkut letak geografi Kabupaten Kepulauan Meranti yang berpulau-pulau. Banyak kendala yang dialami selama ini dalam pendistribusian beras untuk keluarga miskin (Raskin) dari gudang Bulog di Bengkalis.

Seperti, kendala air pasang. Ongkos yang dikeluarkan harus tinggi, serta ancaman hujan, gelombang air laut, dan beberapa ancaman lain selama perjalanan dari Bengkalis ke Kepulauan Meranti.

Untuk meminimalisir kendala dalam pendistribusian Bulog itu, kata Kabag Ekonomi Setdakab Kepulauan Meranti Agusyanto Bakar SSos MSi, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2015), Pemda mengupaya semaksimal mungkin agar Bulog bersedia membangun gudang.

Kata Agus lagi, segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membangun gudang telah dipersiapkan Pemda, salah satunya penyediaan lahan 2 hingga 3 hektar.

"Pembangunan itu lagi digesa, surat penetapan lokasi sudah kita kirim. Kita berharap pembangunan ini masuk di APBN 2016," ujar Agusyanto Bakar.

Disampaikan Agus pula, dalam pengajuan lokasi, ada beberapa tempat yang mereka rekomendasikan. Namun, berdasarkan pantauan Bulog, mana lokasi yang dianggap representatif itu berada di Sialangpasung Rangsang Barat.

"Beberapa hari lalu saya menghubungi Kanwil Bulog untuk minta pembangunan ini digesa, sebab masyarakat di Kepulauan Meranti sangat mengharapkan. Mereka siap membantu kita," tambahnya lagi.

Masih menurut Agus, akan banyak keuntungan jika ada gudang Bulog di Kepulauan Meranti. Diantaranya, jika diadakan operasi pasar, bisa langsung diambil dari gudang tersebut. Stok beras juga bisa dipersiapkan andai ada bencana alam. Kalau ada beras yang tak layak konsumsi akan mudah ditukar. "Selain itu, petani di Kepulauan Meranti juga bisa menjual beras ke Bulog," bebernya.

Sekedar informasi, untuk saat ini kebutuhan raskin di Meranti sekitar 4000 ton  (azw)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini