2016, Bulog Bangun Gudang di Kepulauan Meranti

Redaksi Redaksi
2016, Bulog Bangun Gudang di Kepulauan Meranti
ilustrasi
SELATPANJANG - Kabar menggembirakan datang dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Kepulauan Meranti. Tahun ini, Bulog akan merealisasikan pembangunan gudang logistik yang telah lama dinanti-nantikan masyarakat Meranti.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Agusyanto Bakar SSos,MSi kepada media ini, Senin (1/2/2016) di ruangannya. Agusyanto menuturkan, mengingat letak geografis Kabupaten Kepulauan Meranti yang terdiri dari pulau-pulau, maka keberadaan gudang tersebut memang sangat dibutuhkan.

Selama ini, pendistribusian beras untuk keluarga miskin (Raskin) melalui gudang Bulog Bengkalis banyak menemui kendala, seperti ketika air laut pasang, maka ongkos yang dikeluarkan akan tinggi. Ini belum lagi dengan ancaman gelombang laut dan ancaman lainnya selama perjalanan dari Bengkalis ke Meranti.

"Untuk meminimalisir kendala dan resiko dalam pendistribusian beras Bulog itu, maka perlu keberadaan gudang di Kepulauan Meranti, di mana beras yang dikirim dari Pekanbaru bisa langsung ke Kepulauan Meranti," kata
Agusyanto.

Dikatakannya, segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pembangunan gudang itu telah dipersiapkan Pemkab, salah satunya menyangkut penyediaan lahan seluas 2 hingga 3 hektar. Saat ini, surat penetapan lokasi juga sudah dikirimkan ke pusat, dengan harapan pembangunan gudang tersebut masuk dalam APBN.

Ada pun dari beberapa lokasi yang direkomendasikan oleh Pemkab Kepulauan Meranti, pihak Bulog menilai lokasi yang representatif itu adalah di Desa Sialan Pasung, Kecamatan Rangsang Barat. "Banyak keuntungan Meranti memiliki gudang Bulog sendiri, seperti ketika diadakan operasi pasar, beras bisa diambil langsung dari gudang tersebut.

Yang tak kalah penting lagi, stok beras juga bisa dipersiapkan, andai terjadi bencana alam. Atau pun jika ada beras yang tak layak konsumsi juga akan dengan mudah dan bisa segera ditukar.

"Selain itu, petani padi di Kabupaten Kepulauan Meranti juga bisa menjual beras ke Bulog, di mana saat ini kebutuhan raskin di Kota Selatpanjang sekitar 4000 ton per tahun," tutup Agusyanto Bakar.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini