Sugianto: Riau Surga Bagi Mafia Investor

Redaksi Redaksi
Sugianto: Riau Surga Bagi Mafia Investor
Anggota DPRD Riau, Sugianto SH

PEKANBARU, riaueditor.com - Selain dikenal sebagai penghasil Migas, Provinsi Riau kini mempunyai julukan baru. Yakni, Riau "surga" bagi mafia investor.

Sebagaimana dilontarkan anggota DPRD Riau Sugianto SH pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Riau dengan Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan diruang Medium, Rabu (17/06/20).

Ia mengatakan, awalnya ada 15 ribu hektar pelepasan lahan untuk PT. Langgam Inti Hibrindo (LIH). 9 ribu terbit Ijin Usaha Perkebunan (IUP), selebihnya terbakar dan sebagian lagi diperjualbelikan kepada perusahaan lain, ucapnya.

"Riau ini "surga" bagi mafia investor", ucap Sekretaris Komisi II DPRD Riau ini didepan pejabat Pemprov Riau dan pejabat Pemkab Pelalawan.

Tudingan bahwa Riau "surga" mafia investor itu, bukan tanpa dasar.

Berdasarkan temuan Tim Monitoring dan Evaluasi Perizinan Lahan DPRD Riau tahun 2016 silam sebagaimana dikutip detik.com,  menemukan sedikitnya 1,4 juta hektar hutan yang disulap menjadi perkebunan sawit oleh beragam korporasi di sejumlah daerah di Riau.

Anggota dewan asal fraksi PKB itu mengungkapkan, pihaknya punya data atas lahan illegal yang dikuasai PT LIH yakni, 2.225 hektar.

"Saya pernah bekerja di bagian penanaman disitu kan pak Kades. Jadi saya tahu betul kondisi di lapangan", ucapnya seraya mengarahkan pandangan kepada Kades Kemang, Kec. Pangkalan Kuras, Kab. Pelalawan.

Menyikapi temuan tersebut, Sugianto mendesak instansi terkait untuk mengukur ulang kebun PT. LIH.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Riau Robin P. Hutagalung SH didepan pejabat eksekutif mengatakan, RDP ini merupakan tindaklanjut dari Sidak ke PT. LIH beberapa waktu lalu.

Dikatakan, RDP ini dimaksudkan untuk memantapkan langkah sebelum kunjungan lapangan guna melaksanakan pengukuran ulang.

Sehingga kata politisi PDIP tersebut, masalah lahan diluar HGU yang dikuasai PT. LIH bisa terselesaikan sesuai perundang-undangan. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini