Rencana PSBB di Pelalawan, Dewan Angkat Bicara

Redaksi Redaksi
Rencana PSBB di Pelalawan, Dewan Angkat Bicara
H Abdullah

PELALAWAN, riaueditor.com - Terkait wacana Kabupaten Pelalawan yang akan menyusul Kota Pekanbaru dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan berbagai pertimbangan salah satunya sebagai daerah yang berbatas langsung dan 80 persen ASN Pelalawan menetap di Pekanbaru, anggota DPRD Pelalawan H Abdullah politisi PKS yang juga Wakil Ketua Komisi I angkat bicara.

Menurutnya, Melihat perkembangan di kota lain yang telah menerapkan PSBB dinilai tak efektif dan akan lebih baik ditunda. H Abdullah membeberkan sejumlah alasan: 

1. Tingkat kesadaran masyarakat masih lemah, aktifitas di luar rumah tetap tinggi.

2. Kebutuhan untuk memenuhi nafkah, dan belanja, tinggi.

3. Aktifitas kantor, toko dan karyawan tetap berjalan sebab kebutuhan. 

4. Anggaran PSBB akan tidak tepat sasaran jika PSBB tidak efektif.

5. Pemda kehabisan anggaran jika setelah PSBB tidak efektif, dan perlu kebijakan lain.

"Jadi saya menyarankan untuk Kabupaten Pelalawan menunda pengajuan PSBB, menganalisa efektivitas nya, sembari melihat efektivitas kota-kota dan kabupaten yang sudah menerapkannya," papar Calon Wakil Bupati Pelalawan ini. 

Ditambahkannya, pemutusan mata rantai covid 19 lebih kepada kesadaran, ketersedian APD dan sanitizer, kebutuhan hidup, penegakan sanksi. 

"Keempat hal ini mesti dipenuhi untuk memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten Pelalawan. Pastinya juga sosialisasi kepada masyarakat secara kontinue seperti social distancing dan physical distancing yang harus dijalankan oleh semua masyarakat," tukasnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini