Komisi C DPRD Riau Kecewa, Pemprov tak Tanggapi Rekomendasi Penutupan Dua BUMD

Redaksi Redaksi
Komisi C DPRD Riau Kecewa, Pemprov tak Tanggapi Rekomendasi Penutupan Dua BUMD
Ketua Komisi C DPRD Riau, Aherson
PEKANBARU, riaueditor.com - Komisi C DPRD Riau telah melayangkan rekomendasi agar dua BUMD di daerah ini untuk ditutup. Rekomendasi disampaikan kepada Plt Gubri adalah PT Riau Petroleum (RP) dan PT Riau Air Lines (RAL). 

Komisi C berharap rekomendasi penutupan kedua BUMD ini segera ditindaklanjut Pemprov Riau. Tetapi, hingga kini rekomendasi belum juga disikapi. Padahal rekomendasi ini disampaikan bulan Mei 2015 lalu. Terkait tidak ada kejelasan, Komisi C kembali mempertanyakan.

"Hingga kini, kita dari Komisi C ini belum ada mendapat keterangan atau jawaban dari Pemprov Riau. Padahal, DPRD Riau menyampaikan rekom kepada Plt Gubri sejak Mei 2015 lalu, untuk menutup dua BUMD yaitu PT RP serta PT RAL. Maka, hal ini kembali kami pertanyakan," ujarnya Ketua Komisi C DPRD Riau, Aherson saat diminta tanggapanya terkait rekomendasi disampaikan pada Plt Gubri.

Aherson menegaskan bahwa samapi saat ini belum ada kejelasan jawaban dari Pemprov Riau, tentu sangat disesalkan ketidakpedulian daripada rekomendasi DPRD.

Kesempatan itu, Politisi Demokrat ini pun mengatakan, selain itu ada beberapa anak-anak perusahaan dari sejumlah BUMD juga diminta ditutup, sebab dipandang tidak produktif dan membebani APBD Riau saja. Seperti hal PT RIC anak dari PT PIR, serta BPR anak PT PER.

Lebih lanjut diungkapkan Aherson bahwa penyerahan rekomendasi ini setelah melihat kinerja BUMD yang didanai APBD tersebut tidak ada perkembangan. Namun kata pria ini, ditutup tersebut bukanya berarti bisa lepas tanggungjawab dari penggunaan uang rakyat.

Sebagaimana diberitakan, ada dua BUMD diminta untuk bisa ditutup operasionalnya yaitu PT RP dan PT RAL. Bahkan ada juga harus ada perampingan di beberapa BUMD yang dinilai `gemuk` dalam manajemen, serta anak perusahaan dari BUMD.

Untuk diketahui saat ini Provinsi Riau punya BUMD, antara lain ada PT PER, PT PIR, PT RP, PT Bank Riau-Kepri, PT RAL, PT SPR, PT Jamkrida. Berdirinya BUMD ini mendapat `suntikan` dana dari APBD Riau. Namun diketahui ada juga yang ibarat mati suri.(Ria)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini