Banleg DPRD Pelalawan Pastikan Pembahasan Raperda Termasuk Bantuan Transpotasi JCH

Redaksi Redaksi
Banleg DPRD Pelalawan Pastikan Pembahasan Raperda Termasuk Bantuan Transpotasi JCH
Baharudin SH, Anggota Komisi I DPRD Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Pelalawan Baharudin,SH menyebutkan Banleg pastikan tetap memprioritaskan pembahasan Ranperda.Namun dimikian dirinya meminta Seluruh pihak memahami proses yang sedang berjalan.

"Proses Raperda itukan dimulai dari dari Prolegda kemudian dilanjutkan pemyampaian Pemerintah terhadap Raperda kemudian pandangan Fraksi. Lalu dilanjutkan kembali dengan jawaban Pemerintah terhadap pandangan Fraksi soal 6 Ranperda yang diajukan kemaren dimana akan digelar besok Selasa (31/5/2016)," papar Baharudin SH yang juga Anggota Komisi I DPRD Pelalawan ini kepada riaueditor, Senin (30/5/2016).

Menurutnya, setelah jawaban Pemerintah akan dibentuk pansus yang akan turun kelapangan.

"Jadi ini semua perlu proses. Inikan ada 6 Ranperda yang kita bahas termasuk Ranperda bantuan transportasi lokal untuk Jamaah Calon Haji. Kemudian ada Ranperda maghrib mengaji, PDTA, perizinan, non peririzinan dan bangunan. Semuanya kita prioritaskan, Pansus akan bekerja di Bulan Ramadhan nanti," ungkapnya.

untuk Ranperda Bantuan transportasi lokal Jamaah Haji tentunya pembahasan akan selesai sebelum keberangkatan.

"Semuanya kita usahakan dengan secepatnya namun semuanya butuh proses. Malah jika pembahasan 6 Ranperda ini selesai kita minta Pemkab untuk mengajukan Ranperda kembali untuk dibahas. Kita sangat memahami akan tugas dan fungsi Dewan, yakni Legislasi, Budgeting dan kontroling atau pengawasan. Legislasi ini menjadi penilain terhadap kinerja Dewan. Kami berharap seluruh pihak bersabar," ucapnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini