Adila Ansori: Jika Pembangunan Pasar Airmolek Dicoret, Saya Juga Akan Mencoret Pembangunan Pasar Lainnya

Redaksi Redaksi
Adila Ansori: Jika Pembangunan Pasar Airmolek Dicoret, Saya Juga Akan Mencoret Pembangunan Pasar Lainnya
Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori
RENGAT, riaueditor.com - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali menganggarkan Pembangunan Pasar Srigading Airmolek Pasca Kebakaran yang terjadi sekitar 2 tahun silam.

Warga berharap kejadian yang terjadi pada tahun 2015 yang lalu tidak terjadi lagi, dimana anggaran sebesar Rp. 4,1 Milyar untuk pembangunan Pasar Srigading yang diusulkan oleh Disperindagpas Inhu dicoret hanya gara-gara lahan pembangunan pasar Srigading tersebut berada di Lahan Milik PT. Tunggal Perkasa Plantations (TPP).

Tokoh Masyarakat Air Molek, H Zaharman Kaz yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Inhu Priode 2009-2014, Minggu (27/12) menyatakan bahwa masalah status lahan Pasar Srigading sudah tidak ada lagi.

"Sebab keseharian CDO/Humas TPP, Pak Sukmayanto ketika bersilaturrahmi dengan masyarakat Pasir Penyu sedikitpun tidak ada membahas masalah pelepasan lahan HGU dan IMB, pembangunan Pasar dan Pembangunan Gedung Balai Adat yang satu hamparan dengan pasar Srigading Airmolek," katanya.

Dikatakannya bahwa seandainya Pembangunan Pasar Srigading Air Molek masih ditunda gara- gara izin pelepasan lahan dari Perusahaan itu adalah alasan yang tidak ada dasar Hukumnya, dan merupakan alasan yang mengada-ada.

"Sekarang tinggal mau atau tidaknya pemerintah ini untuk membangun pasar tersebut, tergantung dari niat baik dari Legislatif dan Eksekutif dalam hal ini Komisi di DPRD Inhu dan Disperindagpas Inhu untuk meloloskan anggarannya pada saat pembahasan", ujarnya.

Sementara, Kepala Disperindagpas Inhu Ir Hasman Dayat MSi ketika dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagpas Inhu E Adha SSos,MH menyatakan bahwa benar pihaknya Disperindagpas Inhu mengajukan anggaran sebesar Rp. 4,1 Milyar untuk pembangunan kembali pasar Srigading Air Molek.

"Namun Anggaran tersebut dicoret oleh Ketua Komis II DPRD Inhu H E Aprizal SP, karena dirinya berpendapat bahwa lahan Pasar srigading belum ada izin pelepasannya dari PT TPP," terangnya.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori sangat menyayangkan pencoretan anggaran Pembangunan Pasar Srigading tersebut tanpa ada musyawarah dengan Anggota DPRD yang berasal dari Kecamatan Pasir Penyu.

"Jika anggaran pembangunan pasar Srigading dicoret dan tidak dimasukan dalam APBD Tahun 2016 maka dirinya juga akan mencoret pembangunan pasar yang lainnya di Inhu," kata Politisi Partai Demokrat yang berasal dari Airmolek ini.

Dikatakannya bahwa menyangkut izin Pelepasan Lahan dan IMB Pasar Srigading bakal diserahkan oleh TPP, mungkin dalam minggu ini akan diserahkan kepada Pemkab Inhu, diharapkan masyarakat bersabar menunggu pengesahan APBD Inhu Tahun 2016, pungkas Pria yang akrab disapa Ucok ini. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini