Trik Negosiasi Dibalik Busuknya Limbah Sawit (5)

PT LBPI Merasa Dikambing Hitamkan
Redaksi Redaksi
Trik Negosiasi Dibalik Busuknya Limbah Sawit (5)
ys
Parit saluran limbah yang dibuat PT RSI di lahan milik B Br Rumapea yang dialirkan ke sungai Ngaso.
UJUNGBATU, riaueditor.com - Pasca ditemukan parit siluman yang dibangun oleh PT Rohul Sawit Industri (RSI) di lahan milik warga guna mengalirkan limbah cair dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menuju Sungai Ngaso. PT Lubuk Bendahara Palma Industri (LBPI) mengaku seperti dikambing hitamkan terkait matinya ikan di Sungai Ngaso beberapa waktu yang lalu.

Hal ini disampaikan Humas PT LBPI, Anggiat Nainggolan kepada riaueditor.com, Rabu (18/2). Dikatakan dia bahwa pembuatan parit di areal kebun masyarakat terkesan terselubung alias "Siluman".

"Kita tidak tau mereka membuang limbahnya melalui parit itu, karena parit tersebut jauh dari pantauan masyarakat, ujung-ujungnya PT LBPI juga yang jadi korban," ujarnya.

Anggiat menambahkan, setelah beberapa kali matinya ikan di Sungai Ngaso, Anggiat mengaku tidak mau terlalu jauh berkomentar karena yang berhak menindak hanya pihak yang berwenang, yaitu BLH Rohul.

"Saya tidak mau terlalu jauh berkomentar, kita tunggu saja keputusan dari BLH," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rokan Hulu, Hen Irfan menuding pencemaran yang terjadi di sungai Ngaso bersumber dari aliran limbah yang berasal dari PT Lubuk Bendahara Palma Industri (LBPI).

Hen Irfan ketika dikonfirmasi via selulernya, Senin (26/1/2015) mengatakan, "Ikan tersebut mati positif karena limbah PKS, dari fakta lapangan kita sudah dapatkan indikasinya dan kita akan buat surat teguran kepada perusahaan tersebut," jelasnya. (har/ys)


Selanjutnya, Trik Negosiasi Dibalik Busuknya Limbah Sawit (6)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini