Waduh, LAZNAS PHR di Jakarta Tak Berizin

Redaksi Redaksi
Waduh, LAZNAS PHR di Jakarta Tak Berizin
Ilustrasi.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengeluarkan rilis sebanyak 108 lembaga pengelola zakat tak berizin, Jumat (20/1/2023) semalam. Dari 108 nama lembaga tersebut, salah satunya Lembaga Amil Zakat Nasional Pertamina Hulu Rokan (PHR) Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

"Ada 108 Lembaga yang telah melakukan aktivitas pengelolaan zakat namun tidak memiliki izin legalitas dari Kementerian Agama," tutur Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin.

Kamaruddin menegaskan, tata kelola zakat di Indonesia diatur dalam dalam UU No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pasal 18 ayat (1) UU 23/2011 mengatur bahwa Pembentukan LAZ wajib mendapat izin Menteri atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri.

Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa izin hanya diberikan apabila memenuhi persyaratan. Salah satu persyaratan itu yakni bersedia diaudit syariat dan keuangan secara berkala.

Masih dari rilis yang sama, di Pekanbaru termasuk pula LAZNAZ Karyawan Muslim Chevron Indonesia yang dinyatakan tak memiliki izin dari Kemenag. Ada pula nama Baituzzakah Pertamina, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Belum ada keterangan dari pihak PHR terkait legalitas ini.

Dikutip dari riau.go.id, LAZnas Pertamina Hulu Rokan (PHR) Karyawan Muslim Rokan pernah meraih 2 penghargaan di Ajang Zakat Awards 2022 pada Desember tahun lalu.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini