Kemenkes RI Minta Kepatuhan Rumah Sakit Untuk Isi SIRS Online

Redaksi Redaksi
Kemenkes RI Minta Kepatuhan Rumah Sakit Untuk Isi SIRS Online
istimewa

PEKANBARU - Plt Dirjen Kesehatan Kemasyarakatan (Kesmas) Kementerian Kesehatan RI, drg Kartini Rustandi meminta kepatuhan rumah sakit dalam mengisi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) sebagai upaya memantau kebutuhan oksigen di daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi evaluasi PPKM dan Penanganan COVID-19 di luar Jawa Bali secara virtual, Sabtu (21/08/2021).

Ia menerangkan saat ini keterpakaian oksigen dan keterpakaian tempat tidur kelihatannya menurun, namun tetap perlu diwaspadai karena bagi masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri atau isolasi mandiri terpusat juga ada beberapa pasien yang memerlukan oksigen.

"Walaupun di rumah sakit keterisian BOR (Bed Occupancy Rate) sudah menurun, tetapi masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri itu kadang juga memerlukan oksigen sehingga ini perlu menjadi perhatian," katanya

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pihaknya juga telah memantau khususnya rumah sakit yang melakukan pengisian kebutuhan oksigen dan masih terdapat beberapa provinsi yang memerlukan kebutuhan oksigen seperti di Lampung, Riau, Aceh, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Papua, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, Kemenkes RI bersama tim Satgas Oksigen di masing-masing provinsi juga siap mengingatkan dan membantu mempersiapkan kebutuhan oksigen. Namun peran daerah juga sangat diperlukan, terutama mempersiapkan jalur atau jalan melalui darat terkait kebutuhan oksigen ini.

"Untuk itu, diharapkan kepatuhan rumah sakit untuk mengisi SIRS online terkait kebutuhan oksigen. Hal ini yang perlu mendapat perhatian kita semua, karena masih lebih dari sekitar 60-70 persen yang mengisi (rumah sakit yang mengisi platform SIRS tersebut)," ungkapnya.

Kartini menambahkan Kemenkes RI telah mendistribusikan sebanyak 4200 oxygen concentrator ke rumah sakit - rumah sakit yang ketersediaan oksigen yang hampir habis. Pihaknya juga telah menyiapkan oksigen konsentrator dan sudah dibagikan ke beberapa provinsi .

"Sudah kita menyiapkan juga oksigen konsentrator disini sudah terlihat berapa ke provinsi sudah dibagikan dan ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing provinsi dan kabupaten/kota," tuturnya.(MCR)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini