Zakir Naik dan Rizieq, Dua Tokoh yang Diburu Negaranya

Redaksi Redaksi
Zakir Naik dan Rizieq, Dua Tokoh yang Diburu Negaranya
Sugito/Istimewa
Zakir Naik (duduk di paling kiri) bertemu dengan Habib Rizieq (kedua dari kanan) di Kediaman Syeikh Khalid Al Hamudi.

JAKARTA - Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bertemu dengan dai kondang asal India, Zakir Naik, di Makkah, Saudi. Foto pertemuan keduanya beredar di media sosial kemarin. 

Zakir dan Rizieq duduk berjajar hanya dipisahkan satu orang. Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, membenarkan pertemuan tersebut.  Keduanya bertemu di kediaman ulama Saudi, Syekh Khalid. Syekh Khalid saat itu sedang berduka menyusul meninggalnya sang ibunda.

Baik Rizieq maupun Naik menjadi buruan di negaranya masing. Rizieq tersangkut perkara hukum atas tudingan terlibat chat mesum dengan Firza Husein.  Pihak Rizieq telah membantah semua tudingan tersebut. Tudingan itu ditengarai hanya untuk merusak kredibilitas Rizieq. 

"Dugaan pelanggaran UU Pornografi dalam sangkaan skandal chat via WA yang diekspose melalui web liar, baladacintarizieq, tidak memiliki bukti yang cukup dan proses gelar perkara tidak pernah dilansir ke masyarakat secara terbuka," kata Sugito.

Sementara itu, Zakir Naik diburu oleh otoritas India terkait dengan ceramahnya yang dianggap mendorong aksi terorisme. 

Pihak India juga menyecar organisasi nirlaba Zakir Naik yang dianggap menerima dana ilegal dari asing. 

India mengancam akan mencabut paspor Zakir Naik jika ia tidak memenuhi panggilan otoritas keamanan setempat. Dai yang baru-baru ini datang ke Indonesia itu membantah tudingan tersebut. 

"Pernyataan saya telah diterjemahkan di luar konteks. Ada setengah kalimat saya dan dipelintir. Saya adalah pembawa pesan perdamaian. Adalah hal sangat dikecam apakah itu Muslim atau non-Muslim melancarkan serangan teror kepada sesama umat manusia. Saya tidak pernah mendukung hal itu," ujarnya. (ROL)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini