Tertimpa Reruntuhan Batu, Pendaki Rinjani Asal Makassar Ditemukan Tewas saat Gempa Lombok

Redaksi Redaksi
Tertimpa Reruntuhan Batu, Pendaki Rinjani Asal Makassar Ditemukan Tewas saat Gempa Lombok
ilustrasi

MAKASSAR - Gempa bumi yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (29/7/2018) banyak menelan korban jiwa. Hingga saat ini tercatat sudah sudah ada 16 orang warga yang meninggal dunia.

Bahkan diantara korban yang meninggal dunia itu ada wisatawan asing ada pendaki gunung. Salah satunya seorang pendaki asal Makassar yakni Muhammad Ainul Taksim berusia 25 tahun.

Informasi yang diterima Okezone menyebutkan bahwa Muhammad Ainul saat gempa berkekuatan 6,4 SR yang terjadi di wilayah Lombok, Bali dan Sumbawadi ia sedang beradaa jalur pendakian Gunung Rinjani.

Ainul saat itu panik ketika terjadi gempa. Saat gempa sudah tak terasa lagi, Ainul ditemukan oleh rekannya sesama pendaki sudah meninggal dunia. Diduga ia meninggal karena tertimpa reruntuhan batu.

"Korban dan teman-temannya berlarian dan ketika gempa sudah mereda teman-teman korban menjumpai korban sudah dalam keadaan meninggal karena perdarahan di kepala," demikian data yang diterima dari Kantor SAR Makassar dari Basarnas Kantor SAR Mataram.

Saat terjadi gempa warga Perum Bumi Sudiang Raya Makassar itu sedang berada di Jembatan ke-2 Pelawangan ke Danau atau Purian yang berjarak 10 kilometer.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga korban yang ada di Makassar. Sementara indentitas berupa SIM ikut ditemukan. Ainul tercatat masih berstatus mahasiswa.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini