Sembilan Tokoh Dianugrahkan Sebagai Pahlawan untuk Indonesia

Redaksi Redaksi
Sembilan Tokoh Dianugrahkan Sebagai Pahlawan untuk Indonesia
ilustrasi okezone
JAKARTA - MNC Group memberikan penghargaan Pahlawan untuk Indonesia (PUI) 2015, kepada sembilan orang yang menjadi inspirasi luar biasa dikalangan masyarakat.

Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar menjadi contoh bagi masyarakat, sehingga apa yang dilakukannya ditiru oleh generasi berikutnya.

"Ini penting, mereka adalah sosok yang menjadi bagi masyarakat untuk senantiasa berjuang demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik," katanya di Hotel Ibis, dalam agenda Gala Dinner Kandidat Penerima Anugerah MNC Pahlawan untuk Indonesia 2015, Sabtu (7/11/2015).

Kesembilan orang yang mendapatkan gelar PUI memiliki katogori berbeda-beda seperti, Pahlawan pendidikan, Pahlawan Lingkungan, Pahlawan Kewirausahaan, Pahlawan Inovasi Teknologi, Pahlawan Budaya, Pahlawan pelayanan publik, Pahlawan Hukum dan keadilan, Pahlawan olah raga dan Pahlawan kesehatan.

Dari ke sembilan orang inilah yang lulus dari seleksi, dari ratusan orang yang juga ikut penyeleksian agar terpilih menjadi PUI, yang diseleksi secara ketat oleh para juri seperti, Juri kehormatan yakni CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) dan Mantan Ketua Mahkamah Komstitusi (MK), Mahfud MD.

"Awalnya ada ratusan, dikerucutkan jadi 50 kemudian jadi 38 dan terakhir menjadi sembilan orang," terangnya.

Kemudian pada Senin, 9 November 2015, MNC Media akan mengumumkan pada seluruh pemirsa, siapa saja tokoh yang mendapat penghargaan Pahlawan untuk Indonesia pada acara Malam Anugerah Pahlawan untuk Indonesia, yang rencananya akan diterima langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Pada Selasa, 10 November 2015 para kandidat pun kembali ke daerah masing-masing dan membawa pengalaman yang sangat berharga yang mereka dapatkan selama mengikuti Pahlawan Untuk Indonesia.

Sebelumnya, HT berharap agar program ini bisa terwujud melalui program PUI dapat menjadi inspirasi rakyat Indonesia lainnya. "Program ini bertujuan untuk mengapresiasi masyarakat yang dengan keterbatsannya namun, mampu mengabdikan diri bagi orang lain sehingga dapat menginspirasi masyarakat bahwa kita jangan mementingkan diri sendiri dan perlu untuk berbuat baik bagi sesama, jika hal tersebut dapat terwujud Indonesia pasti akan jauh lebih baik," ucap HT.

(aky/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini