Reaksi Kabareskrim saat Pansel KPK Singgung LHKPN

Redaksi Redaksi
Reaksi Kabareskrim saat Pansel KPK Singgung LHKPN
Foto: Antara
Anggota Pansel KPK Yenti Garnasih/kiri
JAKARTA - Anggota panitia seleksi (pansel) calon komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yenti Garnasih merasa tidak enak hati saat ingin membahas kewajiban Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi calon pimpinan KPK di depan Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso.

Pasalnya, sampai saat ini jenderal bintang tiga yang akrab disapa Buwas ini belum menyerahkan LHKPN ke KPK. Padahal, ia telah lebih dari lima bulan menjabat sebagai Kabareskrim.

Momen itu dialami Yenti ini terjadi saat keduanya menggelar jumpa pers di aula Gedung Bareskrim Polri guna membahas penelusuran rekam jejak bagi calon pimpinan KPK, Jumat (31/7/2015).

Saat itu, Yenti sedang memberikan penjelasan bahwa pihaknya akan meminta calon pimpinan KPK yang lolos seleksi untuk mengisi LHKPN. Merasa tidak enak hati karena harus membahas LHKPN, Yenti pun meminta maaf kepada Buwas hingga tiga kali.

"Jika yang bersangkutan terseleksi atau diangkat. Jangan tersinggung ya pak, jadi enggak enak dengan Kabareskrim soal LHKPN. Maaf ya pak sekali lagi jangan tersinggung," ucap Yenti di seakan menyindir Buwas yang duduk di sebelahnya.

Buwas pun hanya tersenyum dan sedikit tertawa sembari mengangguk-anggukkan kepalanya. "Enggak apa-apa bu, silakan lanjut," singkat Buwas.

"Takutnya saya enggak bisa keluar dari sini," timpa Yenti sembari tertawa lebar.

Sontak, awak media yang berada di ruangan itu pun melepaskan tawanya. Buwas kemudian membalas candaan Yenti yang mengungkapkan apa yang diucapkan Yenti sangat jujur.

"Enggak apa-apa, jujur itu," timpal mantan Kapolda Gorontalo itu.

Sekadar diketahui, hingga saat ini, Buwas belum memenuhi kewajibannya mengisi LHKPN di KPK. Buwas bukan tidak mau mengisinya. Ia mengkritik mekanisme pengisian LHKPN. Ia ingin agar KPK sendiri yang 'jemput bola' untuk menelusuri harta kekayaannya. Dengan begitu, hasilnya akan lebih obyektif.


(put/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini