UPDATE CORONA 13 NOVEMBER

Positif Corona di Indonesia Tembus Rekor: 5.444 Kasus Baru

Redaksi Redaksi
Positif Corona di Indonesia Tembus Rekor: 5.444 Kasus Baru
(ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Sejumlah petugas tenaga kesehatan menjemur pelindung wajah yang telah didekontaminasi di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

JAKARTA - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per Jumat (13/11) bertambah 5.444 kasus baru, sehingga total akumulasi sejak menjadi 457.735 orang.

Dari total angka akumulasi tersebut, sebanyak 84,1 persen atau 385.094 sembuh (tambah 3.010) dan 3,3 persen atau 15.037 meninggal dunia (tambah 104).

Berdasarkan data yang diterima dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 per hari ini ada 58.896 suspek di Indonesia. Selain itu, ada 42.333 spesimen yang diperiksa di laboratorium kesehatan se-Indonesia.

Kasus Covid-19 sendiri saat ini tercatat ada di 34 Provinsi yakni di 505 kabupaten/kota se-Indonesia.

Sebagai catatan, jumlah tambahan harian kasus positif Covid-19 pada hari ini adalah rekor baru di Indonesia. Rekor sebelumnya tercatat pada 8 Oktober lalu yakni 4.850 kasus baru.

Sehari sebelumnya, per Kamis (12/11) akumulasi kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 452.291. Dari jumlah akumulasi tersebut, sebanyak 382.084 sembuh dan 14.933 meninggal.

Saat ini di sejumlah wilayah masih ada yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) namun dengan sejumlah pelonggaran seperti di DKI dengan PSBB transisi. Meskipun ada pelonggaran, pemerintah masih terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol pencegahan virus corona. Salah satunya yang utama adalah rajin mencuci tangan, selalu memakai masker, serta menjauhi kerumunan.

Imbauan terus disampaikan agar masyarakat tidak mengabaikan bahaya virus corona. Apabila masyarakat turut berperan aktif dengan mematuhi protokol, pemerintah yakin penyebaran virus corona bisa ditekan dengan optimal.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut angka kematian pasien positif Covid-19 menjadi pekerjaan rumah (PR) yang masih harus ditekan. Ia pun mengakui angka kematian di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia.

(CNNIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini