Laporan Sementara ACT: Korban Meninggal Tsunami Palu Tembus 118 Jiwa

Redaksi Redaksi
Laporan Sementara ACT: Korban Meninggal Tsunami Palu Tembus 118 Jiwa
JUMRAN AMRAN UNTUK BBC NEWS INDONESIA
Bangunan yang hancur, asap mengepul dari sejumlah bangunan

JAKARTA - Berdasarkan laporan Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di lapangan, jumlah korban jiwa akibat gempa 7,4 Magnitudo dan disusul tsunami 1,5 meter yang menerjang wilayah Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat, (28/09/2018) hingga saat ini berjumlah 118 jiwa.

Kendati demikian, jumlah tersebut belum termasuk jumlah korban yang tertimpa reruntuhan bangunan pasca gempa.

"Jumlah korban tsunami saat ini mencapai 118 jiwa, belum termasuk yang tertimbun bangunan," kata Syahrul, Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan, Sabtu, (29/09/2018) seperti diwartakan Kumparan.

Menurut Syahrul, sejak semalam pihaknya terus mendapatkan laporan realtime dari tim relawan di Palu.

Syahrul mengatakan kondisi korban saat ini sebagian besar masih berada di pinggir jalan. Untuk itu, ACT Sulawesi Selatan kembali mengirimkan sebanyak 20 relawan yang akan berangkat menuju Palu pukul 12.00 WITa siang nanti.

"Masih ada sebagian besar di pinggir jalan. Saya posisi di bandara akan menuju Palu bersama dengan 20 relawan lainnya," tegas Syahrul.

Syahrul menuturkan para relawan di lapangan mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban tsunami di Palu, terutama para korban yang terjebak dan tertimbun bangunan.

Pasalnya kata Syahrul, untuk mengevakuasi korban yang terjebak reruntuhan harus menggunakan alat berat.

"Untuk evakuasi korban yang tertimpa bangunan kan butuh alat berat, gak semua orang punya akses itu," ungkap Syahrul.

''Kita baru dapat informasi karena kita butuh alat berat, sudah ada tim TNI yang diterjunkan ke lokasi karena butuh alat berat,'' tambahnya lagi.

Sementara itu, beberapa pihak di Palu mulai dari Kapolda Sulteng, BPBD Sulteng, SAR dan kantor kepolisian di sekitar wilayah Palu belum bisa dihubungi. Jaringan komunikasi terputus setelah tsunami menerjang Palu.

(jarrak.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini