ICW Curiga Ada Upaya Rekayasa di Balik Sikap Mendagri

Redaksi Redaksi
ICW Curiga Ada Upaya Rekayasa di Balik Sikap Mendagri
Foto:Okezone
ICW Curiga Ada Upaya Rekayasa Dibalik Sikap Mendagri
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mencurigai ada upaya merekayasa dalam surat keputusan pemberhentian Bupati Bogor, Rachmat Yasin yang telah divonis terbukti terlibat kasus korupsi. Sebagai terdakwa, mestinya Yasin diberhentikan dengan tidak hormat, namun surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo justru memberhentikannya dengan hormat.
 
"Saya pikir ada upaya permainan untuk merekayasa, makanya harus diperiksa tiap bagian yang bertanggung jawab atas administrasi atas keluarnya surat itu. Jadi jangan menggampangkan dan menyatakan cuma salah ketik, kita ini sedang bertata negara," kata Wakil Koordinator ICW, Agus Sunaryanto kepada Okezone, Sabtu (20/12/2014).
 
Menurut Agus, hal semacam ini bukan sekedar kecerobohan, makanya semua aspek yang terlibat dalam pembuatan surat tersebut harus diperiksa. Jika memang ada pihak-pihak yang sengaja melakukan itu harus diberikan sangsi.
 
Agus tak menampik, Mendagri juga ceroboh sebagai orang yang memiliki kewenangan untuk meneken surat tersebut. Harusnya sebagai pengambil kebijakan mesti lebih teliti. Ia pun meminta, menteri asal PDIP itu ke depan agar lebih hati-hati dan tidak ceroboh.
 
"Termasuk dia (Mendagri) ceroboh, jadi menurut dia ya sudahlah dia percaya, kedepan dia harus hati-hati, kalau enggak dia kedepan bisa malu, kemudian artinya dia tidak membaca, dan dianggapnya publik tidak mengawasi," tuturnya.
 
Diketahui, Rachmat Yasin merupakan Bupati Bogor asal PPP yang divonis korupsi oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung selama 5,5 tahun atas kasus alih fungsi hutan.


(rif/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini