Gunakan Kostum SMA saat Gerak Jalan, Kelompok Waria Dikecam Netizen

Redaksi Redaksi
Gunakan Kostum SMA saat Gerak Jalan, Kelompok Waria Dikecam Netizen
ilustrasi
SINGARAJA - Penggunaan kostum SMA oleh kelompok Waria dan Gay (Warga`s) Singaraja, Bali dalam lomba gerak jalan mendapat kecaman dari netizen.

Ketua Warga`s Sisca mengatakan, latar belakang penggunaan seragam SMA dalam gerak jalan memperingati HUT Ke-71 RI, terinspirasi sikap anak-anak SMA yang dinilainya ugal-ugalan. Ia menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menyinggung siapapun dalam penggunaan kostum tersebut.

Partisipasi Warga`s, Sisca menambahkan, sekadar untuk menghibur dan memberi edukasi positif. Bukan untuk mengajarkan berpakaian seksi dengan rok mini kepada pelajar.

“Kami tidak ada menyinggung pihak manapun. Dipilihnya seragam SMA sebagai kostum gerak jalan tahun ini karena mengambil tema pendidikan. Kami tahun lalu pakai pakaian perawat untuk tema kesehatan. Pakaian siswa SMA dikenakan untuk tema pendidikan semata,” ujar Sisca, seperti dikutip dari Balipost.com, Senin (15/8/2016).

Sisca tidak menampik, beberapa rekannya di Warga`s dan masyarakat Tegal Mawar sempat terbawa emosi karena komentar beberapa netizen di media sosial (medsos). Ia juga berharap hatters dan rekan Warga’s tidak memperpanjang polemik tersebut.

“Saya dan teman-teman jadi termotivasi karena hatters memberi masukan. Sikap hatters membuat kami kaum waria lebih berkobar untuk berkarya,” ujar dia.   



(fds/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini