Bulan Pemilu, BPS Catat Adanya Deflasi

Redaksi Redaksi
Bulan Pemilu, BPS Catat Adanya Deflasi
ilustrasi okezone
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pada April 2014 terjadi deflasi di level 0,02 persen. Sementara pada Maret 2014 terjadi inflasi di kisaran 0,08 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, inflasi pada tahun kalender berada sekira 1,39 persen dan inflasi secara year on year (YOY) sekira 7,25 persen. Sementara itu, secara YOY inflasi komponen inti berada di level 0,24 persen dan 4,66 persen untuk April.

"Deflasi April ini menunjukkan perkembangan harga bisa dikontrol dengan baik," ucap Suryamin saat konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (2/5/2014).

Dia menjelaskan, dari 82 kota indeks harga konsumen (IHK), 39 kota mengalami deflasi dan 43 kota mengalami inflasi. Tercatat deflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura sekira 1,79 persen dan deflasi terendah di Kota Lhoksemauwe 0,01 persen.

"Inflasi tertinggi di Kota Pangkal Pinang 1,5 persen dan inflasi terendah di Kota Jember, Samarinda di level 0,01 persen," tuturnya.

Seperti diketahui, pada 9 April Indonesia telah mengadakan pemilihan umum legislatif. Pemilu tersebut diklaim tidak membuat harga-harga pangan di wilayah ini bergejolak.


(mrt/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini