Beda dengan TGB, BNPB Sebut Korban Tewas Gempa Lombok 131 Orang

Redaksi Redaksi
Beda dengan TGB, BNPB Sebut Korban Tewas Gempa Lombok 131 Orang
(Achmad/Okezone)
Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan korban meninggal akibat gempa 7 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga siang tadi sudah 131 orang. Data ini berbeda dengan yang diungkap Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang yakni 226 orang.

"Di H+3, sampai siang ini korban meninggal 131 orang," kata Kepala Pusat Data informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada pers di Gedung BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (8/8/2018).

Selain korban meninggal, warga yang luka-luka akibat gempa hingga kini tercatat 1.477 orang. "Ada 1.477 (orang) luka berat, mereka dirawat inap di rumah sakit, puskesmas dan ada juga luka ringan itu banyak tidak terhitung dan masih direkap," ucapnya.

Petugas masih terus mendata korban meninggal maupun luka-luka. "Kami menerima data tambahan korban jiwa, BNPB masih melakukan verifikasi. Di lapangan lebih banyak yang meninggal dunia, tapi verfikasi dan identifikasi karena terkait santunan suka dlcita dan penanganan lainnya," tutupnya.

Sebelumnya Tuan Guru Bajang mengatakan korban gempa Lombok sudah 226 orang. "Sudah 226 saudara-saudara kami yang wafat sampai saat saya bicara ini. Mudahan tidak terus bertambah terlalu banyak karena masih banyak wilayah-wilayah yang belum terjangkau," katanya di Lombok Utara seperti dilansir Antara.

TGB yang berada di lokasi gempa Kabupaten Lombok Utara, menyebut data sementara jumlah korban meninggal dunia ketika menjawab pertanyaan wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta, melalui saluran telepon.

Saat ini, kata dia, proses tanggap darurat bencana gempa bumi difokuskan pada penyaluran bantuan dasar berupa makanan siap saji, paramedis dan proses evakuasi korban.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini