Bayi 3 Bulan hingga Lansia 80 Tahun Meninggal dalam Gempa Pidie Jaya

Redaksi Redaksi
Bayi 3 Bulan hingga Lansia 80 Tahun Meninggal dalam Gempa Pidie Jaya
Irwansyah Putra/Antara
Tim SAR gabungan mencari korban di reruntuhan bangunan di Pasar Mereudu, Pidie Jaya
JAKARTA - Sebanyak 102 orang dilaporkan tewas dalam musibah gempa bumi 6,5 skala richter yang mengguncang sejumlah kawasan di Aceh. Korban jiwa terbanyak dari Pidie Jaya sebanyak 97 orang, lalu Pidie tiga orang, dan Biruen dua orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, korban tewas seluruhnya karena tertimpa bangunan yang roboh. Usia mereka bervariasi mulai dari bayi hingga lansia.

"Korban meninggal usianya bervariasi, ada yang bayi tiga bulan, tujuh bulan, anak-anak lima tahun, dewasa 28 tahun hingga lansia 80 tahun," kata Sutopo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Selain korban meninggal, sebanyak 128 orang di Pidie Jaya luka berat, 149 orang luka ringan. Sementara 2.154 jiwa mengungsi di 11 titik yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Meurah Dua dan Kecamtan Meureudu.

"Dari korban luka berat dan ringan itu, sebanyak 280 orang dirawat di empat rumah sakit di Sigli, Biruen, Banda Aceh, dan Rumah Sakit Pidie Jaya," terang Sutopo.

Gempa 6,5 Skala Richter kemarin juga menyebabkan ratusan bangunan di tiga kabupaten yang berdekatan itu, rusak berat. Bangunan meliputi rumah warga, rumah ibadah, fasilitas umum, bangunan sekolah dan lainnya.

Gempa bumi 6,5 SR kemarin pagi berpusat di 18 kilometer sebelah timur laut Pidie Jaya ini. Gempa berlangsung di darat pada kedalaman yang cukup dangkal yakni 10 kilometer.



(ris/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini