Bandara Soetta Terbakar, Penerbangan Garuda dari Semarang Ditunda

Redaksi Redaksi
Bandara Soetta Terbakar, Penerbangan Garuda dari Semarang Ditunda
foto: Mustholih/Okezone
Ratusan Penumpang Delay di Bandara Ahmad Yani Semarang
SEMARANG - Sebanyak delapan penerbangan Pesawat Garuda di Bandara Ahmad Yani Semarang, mengalami penundaan keberangkatan ke Jakarta sehubungan dengan terbakarnya terminal F2 Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang.

General Manager Bandara Ahmad Yani, Priyo Jatmiko mengatakan, dari delapan penundaan penerbangan itu satu pesawat akhirnya berhasil diterbangkan siang tadi.

"Sebenarnya ada sembilan penerbangan yang delay. Tapi satu pesawat memang dari awal tidak beroperasi. Jadi ada delapan pesawat yang delay. Siang tadi sudah berangkat satu," kata dia kepada Okezone, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/7/2015).

Menurut Jatmiko, Bandara Ahmad Yani sudah berusaha memberi tahu calon penumpang Garuda di Semarang ihwal kebakaran di Soekarno Hatta.

"Kita sudah berusaha memberi tahu penumpang. Kita juga mencoba membantu mengarahkan penumpang ke penerbangan lain," terang Jatmiko.

Jatmiko pun menegaskan, tidak ada kompensasi bagi panumpang Garuda yang mengalami penundaan. "Sebab ini ada force majeur. Jadi kita tidak memberi kompensasi ke penumpang. Kita hanya mengarahkan penumpang ke penerbangan lain," ungkap Jatmiko.

Pantauan Okezone di lokasi, akibat penundaan perbangan tersebut, ratusan calon penumpang Garuda terkatung-katung di Bandara Ahmad Yani. Sebagian memilih bertahan, sebagian lagi memilih mengganti maskapai penerbangan.

Seorang calon penumpang Garuda, Muntahal Mubarok mengaku kecewa akibat penudaan berjam-jam tersebut.

"Saya kecewa karena saya besok harus beraktivitas. Andai saya dibayar hari ini Rp10 juta pun, saya lebih memilih terbang," ungkap Muntahal di tempat terpisah. (awl)


(fid/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini