44 PMI Nonprosedural Dideportasi, 3 di Antaranya Perlu Penanganan Medis

Redaksi Redaksi
44 PMI Nonprosedural Dideportasi, 3 di Antaranya Perlu Penanganan Medis
Para PMI yang dideportasi dari Malaysia. Sebanyak 3 orang di antaranya dalam kondisi sakit.(Foto: ist)

PEKANBARU - Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali dipulangkan dari Malaysia dan tiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Sabtu (08/11/2025) sore.

Kali ini, sebanyak 44 PMI yang terdiri dari 36 laki-laki dan 8 perempuan, 3 orang di antaranya dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis. Dua PMI asal NTB mengalami penyakit kulit pqrah dan hipertensi akut, sementara satu PMI asal Riau menderita tuberkulosis.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, pemulangan ini merupakan hasil koordinasi antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru dan BP3MI Riau. Sebelumnya, para PMI menjalani penahanan di Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Kemayan, Pahang, Malaysia.

“Mereka berasal dari berbagai daerah, yakni Sumatera Utara 3 orang, Aceh 2 orang, Riau 1 orang, Jawa Timur 17 orang, Jawa Tengah 1 orang, NTB 13 orang, NTT 1 orang, Sumatera Barat 2 orang, Banten 1 orang, Sulawesi Selatan 1 orang, Jakarta 1 orang, dan Lampung 1 orang,” terang Fanny, Ahad (09/11/2025).

Proses deportasi ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja migran, termasuk mereka yang berada dalam kondisi rentan.

Setibanya di Pelabuhan Dumai, seluruh PMI menjalani pemeriksaan dokumen oleh Imigrasi Kota Dumai serta pemeriksaan kesehatan awal oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan.

Selanjutnya, mereka didampingi oleh P4MI Dumai untuk proses registrasi IMEI di Bea Cukai. Setelah itu, para PMI dibawa ke Rumah Ramah PMI P4MI Kota Dumai guna pendataan, pemberian layanan dasar, serta fasilitasi pemulangan ke daerah asal masing-masing.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini