Lokasi Jatuhnya Air Asia QZ8501 Ternyata `Kuburan` Armada Perang Dunia ke II

Redaksi Redaksi
Lokasi Jatuhnya Air Asia QZ8501 Ternyata `Kuburan` Armada Perang Dunia ke II
Lokasi Jatuhnya Air Asia QZ8501 Ternyata `Kuburan` Armada Perang Dunia ke II.
LOKASI jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 di pangkalan Bun, Selat Karimata, mendadak tenar seantero jagad, betapa tidak, selang 3 hari sejak pesawat dinyatakan hilang, tim pencari yang merupakan gabungan dari Badan SAR Nasional (basarnas), TNI, Polri, dan segenap masyarakat sekitar berupa nelayan berhasil menemukan korban dan reruntuhan pesawat yang telah hancur.

Pangkalan Bun yang tadinya jarang terdengar, sontak menjadi sorotan dunia, bukan hanya karena jatuhnya Air Asia QZ8501, namun juga lokasi yang sama merupakan kuburan dari sisa reruntuhan kapal perang saat perang dunia ke 2.

Wilayah yang juga menjadi jalur pelayaran pada masa perang tersebut memang terkenal cukup strategis dan ramai diperebutkan oleh berbagai pihak, tak heran banyak kapal perang yang karam akibat dahsyatnya pertempuran kala itu.

Ternyata saat pencarian sisa-sisa serpihan Air Asia QZ8501 tim pencari mendeteksi beberapa logam yang teryata merupakan kapal karam yang jumlahnya boleh dikatakan cukup banyak. Hal tersebut tentunya membingungkan pihak pencari yang juga terkendala cuaca yang kurang bersahabat selama pencarian.

"Tim pencari mendeteksi struktur logam, tapi bukan pesawat, kemungkinan kapal yang tenggelam," terang Direktur Operasi Basarnas Supriyadi seperti dilansir dari New Straits Times.

Hal tersebut pastinya cukup menyita waktu dan tenaga, karena sonar yang dibutuhkan untuk mendekesi logam serpihan pesawat malah menangkap beberapa titik logam yang ternyata kapal karam.

Sekedar mengingatkan nih bro-sis, pada 27 Februari 1942 terjadi pertempuran di Laut Jawa antara kapal-kapal perang sekutu yang terdiri dari Belanda, Inggris, Amerika, dan Australia yang ternyata kalah telah oleh burung besi tentara Jepang, yang berhasil menenggelamkan 5 kapal perang yang cukup ternama pada eranya.

Tak hanya itu, pada bulan Agustus 2014 silam, ahli arkeologi Amerika Serikat dan penyelam Angkatan Laut Indonesia secara tak sengaja menemukan kapal perang USS Houston yang ternyata kandas pada Pertempuran Selat Sunda 1 Maret 1942. Kapal perang itu karam bersama 650 pelaut dan marinir di dalamnya.

Setidaknya jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 sedikit banyaknya membuka tabir misteri sejarah perang yang terjadi di Laut Jawa pada masa penjajahan dan perang dunia ke 2.

"Ini adalah temuan luar biasa. Dapat memberikan informasi bermanfaat soal apa yang terjadi di Laut Jawa selama Perang Dunia II," kata Bambang Budi Utomo, arkeolog dari Pusat Arkeologi Nasional.(lismed)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini