Kebakaran Hutan Gambut di Rokan Hulu Padam, Petugas Gabungan Lakukan Pendinginan Dibantu Waterbombing

Redaksi Redaksi
Kebakaran Hutan Gambut di Rokan Hulu Padam, Petugas Gabungan Lakukan Pendinginan Dibantu Waterbombing
riaueditor.com/ded

ROHUL, riaueditor.com - Kebakaran hutan seluas 2 hektare di dua lokasi seperti Kilometer 28 dan 34 yang berada di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu, Riau telah padam.

Kebakaran hutan itu membuat petugas gabungan TNI Polri, BPBD Rohul dan MPA harus bersusah payah melakukan pendinginan dilahan gambut itu.

Hal ini dibenarkan Babinsa (Bintara Pembina Desa Babinsa) Koramil 10 Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Kopda Alesman, Selasa (8/8/2023).

Petugas gabungan masih berusaha melakukan pendinginan dengan di bantu waterbombing, serta menggunakan alat damkar dan lainnya. Luas area hutan yang di duga di bakar lebih kurang 2 hektar.

"Kami masih melakukan pendinginan. Kami juga telah membuat parit gajah untuk mengantisipasi jika api hidup kembali, karna lahan gambut," ujar Kopda Alesman.

Kata Kopda Alesman, kebakaran ini diduga terjadi karena adanya aktivitas pembakaran lahan untuk pembersihan sisa-sisa penebangan ranting kayu atau pohon oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Saat insiden semacam ini terjadi, Kopda Alesman mengaku selalu mengingatkan kepada warga dan semua pihak agar tidak dengan sengaja membakar lahan. Sebab aturan serta sanksi tegasnya sudah ada.

Sebelumnya, kebakaran hutan kembali terjadi di dua lokasi seperti KM 28 dan KM 34 Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10 Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Kopda Alesman mengatakan, api melalap hutan yang telah di Imas tumbang seluas 1,5 hektar.

"Kejadiannya, Minggu (6/8) malam sekitar pukul 19.30 WIB, tutur Kopda Alesman," Senin (7/8/2023).

Alesman menambahkan, dugaan sementara penyebab munculnya api diduga di bakar.

"Lokasi karhutla ini sebelumnya pernah terbakar. Sekarang terbakar lagi. Kondisi lahan yang diduga di bakar sebagian telah di Imas tumbang," terangnya.

Saat terjadi kebakaran, lanjut Kopda Alesman, tim gabungan TNI Polri dan MPA masih berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran sampai saat ini.

"Alat yang kami gunakan Tohatsu 1 unit, selang 35 roll, nozel 6 buah, kendaraan roda empat 2 unit dan Kendaraan roda dua lima unit. Jarak dari kantor Koramil sekitar 70 Kilometer," paparnya.

Menurutnya, pemadaman dilakukan dengan berhati-hati. Selain itu, harus melihat arah api dan angin agar tidak semakin menyebar.

"Petugas gabungan harus berhati-hati, karena jika salah langkah malah bahaya," tutup dia.(ded)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini