Karhutla di Tj. Leban Padam, Kalaksa BPBD Riau Apresiasi Heli Water Bombing APP Sinas Mas Tetap Lakukan Bombing

Redaksi Redaksi
Karhutla di Tj. Leban Padam, Kalaksa BPBD Riau Apresiasi Heli Water Bombing APP Sinas Mas Tetap Lakukan Bombing
Foto: NH/Arara

DUMAI, riaueditor.com - Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M. Edy Afrizal mengapresiasi dan berterima kasih kepada Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas atas bantuan Helicopter Superpuma Waterbombing milik APP Sinar Mas yang turut serta memadamkan api saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda provinsi Riau, meski lokasi yang terbakar berada di luar konsesinya.

“Kita berterimakasih atas peran serta dan bantuan pemadaman dari udara oleh heli waterbombing APP Sinar Mas pada karhutla yang terjadi di luar konsesi mitra mereka, sehingga karhutla di desa Tj. Leban bisa cepat diantisipasi," ujar Edy Afrizal.

Hal ini disampaikan dia disela-sela tugas saat berada di lokasi Karhutla setelah melakukan fly over bersama Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, SH.,S.I.K.,M.H., Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto serta Manggala Agni Daops Dumai, Selasa (25/04/2023) guna melihat langsung karhutla yang terjadi di perbatasan Tj. Leban dan Bengkalis.

Dikatakan Edy Afrizal, sejak karhutla terjadi 19 April 2023 lalu di wilayah perbatasan Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Desa Tj. Leban yang membuat Kota Dumai diselimuti kabut asap. Satu titik api pada sisi Kabupaten Bengkalis yaitu di Desa Tj. Leban Kecamatan Bandar Laksamana sudah dipadamkan dan tinggal pendinginan, mengingat lahan yang terbakar tersebut merupakan lahan gambut yang cukup dalam, maka harus tetap disiram.

"Alhamdulillah hari ini Selasa 25 April 2023 satu titik karhutla yang berada di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis sudah padam dan hanya tinggal pendinginan, ini berkat peran serta dari semua pihak TNI/Polri, Manggala Agni dan BPBD, RPK Perusahaan Sinar Mas dan perusahaan lainnya termasuk peran serta Heli Water Bombing Superpuma dari APP Sinar Mas yang telah melakukan bantuan pemadaman dari udara sejak 5 hari lalu, serta juga peran serta dari Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan PT Arara Abadi serta komponen masyarakat lainnya," ungkap Kalaksa Edy Afrizal.

Kalaksa BPBD Riau ini menyebutkan saat ini tinggal satu lokasi lagi yang belum padam total. Diperkirakan sekitar 60 persen yang berhasil dipadamkan, sisanya yang 40 persen lagi apinya masih belum padam tapi sudah dapat kita kendalikan, dan kita akan terus lakukan pemadaman melalui Water Bombing dengan Heli APP Sinar Mas sekaligus tim darat kita TNI/POLRI, BPBD, Manggala Agni serta satuan lainnya melakukan penyekatan agar lahan yang terbakar tidak semakin meluas.

"Mengingat lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dalam serta berdekatan dengan pinggir laut, yang setiap saat terjadinya hembusan angin kencang yang akan membuat api semakin besar kembali," terangnya sembari menambahkan Pemda Riau melalui Satgas Karhutla Riau juga telah melakukan kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

"Ini merupakan bantuan dari Kepala Badan (Kaban) Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dengan terlebih dahulu melihat potensi awan untuk dilakukan penyemaian, agar nantinya hujan dapat turun di sekitar lokasi karhutla, dan Karhutla segera padam," demikian jelas Edy Afrizal.

Sementara itu Fire Operasional Management (FOM) Head PT Arara Abadi APP (Asia Pulp & Paper) Regional Riau, Priyo S. Utomo melalui Kepala Operasi TRC/RPK (Team Reaksi Cepat/Regu Pemadam Kebakaran), Richard didampingi Public Relationsnya Nurul Huda, kepada media menyampaian, "Sesuai dengan arahan dan perintah pimpinan, kita sejak tanggal 19 April 2023 lalu ikut serta membantu pemadaman Karhutla yang berjarak 6-7 km dari batas luar konsesi PT SPM dan BBHA yang merupakan mitra pemasok APP Sinar Mas baik melalui tim darat dengan menurunkan dua sampai 3 regu 20-40 orang lengkap dengan peralatan pompa dan alat pemadam lainnya sesuai standar alat pemadaman, dan sesuai instruksi pimpinan kita menurunkan hampir setiap hari sejak tanggal 19 April 2023 kita menurunkan tiga Jenis Helicopter, yaitu Heli Patrol jenis Bell 412 untuk memantau, size up dan drop pasukan/logistic serta dua Heli Water Bombing jenis Superpuma beroperasi secara bergantian dengan kapasitas Bucket masing-masing 5000 Liter/Bucket/Drops/Bombing, praktis sampai saat ini kita telah melakukan 308 kali Drops/Bombing dengan total air yang kita bombing sekitar 215.265 Liter Air," demikian Richard menyampaikan.

Pada hari ini sesuai Instruksi Pimpinan, Heli Water Bombing APP Sinar Mas kembali melakukan bantuan water bombing untuk membantu pemadaman Karhutla yang berada di perbatasn pada sisi Kota Dumai, tepatnya di Desa Pelintung Kecamatan Medang Kampai, ungkap Richard.(NH/Arara)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini