Riau Gagal Cegah Karlahut, Pangdam BB: Sosialisasi Tidak Sampai ke Masyarakat

Redaksi Redaksi
Riau Gagal Cegah Karlahut, Pangdam BB: Sosialisasi Tidak Sampai ke Masyarakat
Penrem031/WB
Riau Gagal Cegah Karlahut, Pangdam BB: Sosialisasi Tidak Sampai ke Masyarakat
PEKANBARU, riaueditor.com - Dihadapan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliadi Rachman. Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung menilai Riau gagal dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Ini dibuktikan, masih banyaknya Karlahut di Riau.

Hadir pada acara tersebut yakni Danrem 031 Wirabima, Danlanud, Kepala BMKG Pekanbaru, sejumlah kepada dinas dan perwakilan perusahaan perkebunan. Pangdam mengatakan, jika Provinsi Riau gagal melakukan sosialisasi terkait pencegahan Karlahut kepada masyarakat. Sehingga, masih banyak masyarakat yang membakar lahan.

"Saya menilai, sosialisasi itu belum nyampe (ke masyarakat-red). Buktinya, masih membakar kok," katanya, Senin (7/3) saat melakukan pertemuan di Posko Karlahut di Lanud Roesmin Noerjadin, Pekanbaru.

Akibat Karlahut masih terjadi di Riau kata Pangdam, sehingga Panglima TNI, KASAD maupun Kapolri menyatakan, kalau Riau gagal melakukan sosialisasi cegah Karlahut. Padahal hasil evaluasi tahun lalu, sosialisasi digencarkan, agar masyarakat tidak membakar lagi.

"Belum lagi satu tahun kabut asap berlalu, saat ini kembali terjadi Karlahut. Hanya dalam jangka waktu enam bulan, Karlahut terjadi lagi. Saya datang ke sini (Riau-red), September lalu. Berarti sampai sekarang sudah enam bulan dan terbakar lagi," tuturnya.

Artinya kata Pangdam, Karlahut di Riau tidak lagi terjadi setiap tahun, namun sudah menjadi enam bulan sekali. Padahal, Karlahut di Riau terjadi sudah 18 tahun.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini