Pulau Rangsang Kembali Hilang Terhalang Kabut Asap, Aktivitas Warga Tetap Normal

Redaksi Redaksi
Pulau Rangsang Kembali Hilang Terhalang Kabut Asap, Aktivitas Warga Tetap Normal
azw/riaueditor.com
Pulau Rangsang Kembali Hilang Terhalang Kabut Asap, Aktivitas Warga Tetap Normal
SELATPANJANG, riaueditor.com - Pulau Rangsang yang berjarak sekitar 2000 meter dari Kota Selatpanjang, saat ini hilang dari pandangan akibat kabut asap yang semakin tebal. Hilangnya Pulau Rangsang ini telah berlangsung sejak seminggu belakangan. Minggu (18/10), kabut asap terlihat menyelimuti perairan yang menjadi jalur transportasi, baik antar kota se Indonesia, maupun transportasi menuju negara tetangga Malaysia.

"Sudah seminggu pulau rangsang tak lagi terlihat, walaupun kemaien sempat hujan. Mungkin akibat kebakaran lahan di Pulau Padang yang terjadi sekarang ini," ujar Saprizal, warga Selatpanjang kepada riaueditor.com.

Meski kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah daerah di Provinsi Riau kian menebal, termasuk di Kepulauan Meranti, namun masih banyak masyarakat di daerah ini yang tidak mengenakan masker. Aktifitas warga tetap berjalan normal walaupun kabut asap melanda. Bahkan, pada hari libur seperti saat ini, warga masih memadati tepian laut untuk menikmati liburnya.

Kendati tak begitu mempengaruhi aktivitas, warga berharap kabut asap yang melanda Kota Sagu ini segera berakhir. Selain mengharapkan turunnya hujan, warga juga mengharapkan pemerintah terkait untuk melakukan pemadaman di titik yang terbakar secara maksimal. "Agar warga nyaman menjalankan aktivitasnya," kata warga.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini