Kunjungan Kepala BNPB ke Riau, Targetkan 2 Pekan Api dan kabut Asap Hilang

Redaksi Redaksi
Kunjungan Kepala BNPB ke Riau, Targetkan 2 Pekan Api dan kabut Asap Hilang
humas riau
Kunjungan Kepala BNPB ke Riau, Targetkan 2 Pekan Api dan kabut Asap Hilang.
PEKANBARU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Riau, Willem Rampangilei melakukan kunjungan ke Riau dalam rangka penanggulangan kabut asap di bumi Lancang Kuning ini. Willem yang baru tiga hari dilantik Presiden Joko Widodo menargetkan titik api dan kabut asap se Sumatera hilang dalam 2 Pekan .

"Setelah saya dilantik, presiden menugaskan kepada saya diperintahkan untuk padamkan api dan hilangkan asap. Untuk itu saya menargetkan dua pekan ini api dan asap di sumatera hilang," kata Willem saat jumpa pers di Posko Lanud Roemin Noerjadin, Rabu (9/9).

Dijelaskannya, tim BNPB datang ke Riau untuk melakukan pendampingan dalam memadamkan api serta menghilangkan asap. Untuk itu pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerjasama setta berkomitmen tinggi menghilangkan bencana yangsudah 18 tahun terjadi ini.

"Menindaklanjuti perintah presiden itu, kita harus berikan langka yang tepat, sebab asap sudah mengancam kesehatan serta perekonomian kita bersama. Keamanan dan kenyamanan juga terganggu," tuturnya.

Disinggung mengenai apa yang akan diupayakan BNPB untuk mencapai target dua pekan dalam menghilangkan titik api dan kabut asap di sumatera khususnya di Riau?. Dijelaskannya, pihaknya telah menyiapkan anggaran sekiar Rp385 milyar untuk penanganan bencana kabut asap di Kalimantan dan Sumatera.

"Sebagian dari anggaran tersebut akan habis untuk membeli helikoper, pesawat CN295 untuk TMC dan lainnya. Jika anggaran ini berlebih akan kita kembalikan lagi dan jika kurang maka akan kita evaluasi lagi," jelasnya.

Willem menambahkan, pihaknya akan serentak menangani kabut asap di Sumatera dimana ada tiga Provinsi seperti Jambi, Sulsel dan Riau tertunggi di Sumatera menjadi prioritas yang sama.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini