Gelombang II, Dishut Kembali Gelar Sosialisasi Karhutla untuk 39 Konsesi

Redaksi Redaksi
Gelombang II, Dishut Kembali Gelar Sosialisasi Karhutla untuk 39 Konsesi
ari/riaueditor.com
Kabid Perlindungan Hutan Dishut Riau, Zailani,SP
PEKANBARU, Riaueditor.com- Sebagai wujud tindak lanjut upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau, kembali menggelar sosialisasi penanganan pencegahan Karhutla Gelombang II, kepada para pemegang konsesi lahan di empat wilayah Kabupaten yang rawan terjadi Karhutla. Ada pun daerah yang rawan tersebut, salah satunya berada di wilayah Kabupaten Pelalawan, Kuansing, Inhu, dan Inhil.  
 
Sosialisasi upaya penanganan dan pencegahan Karhutla tersebut akan dihadiri 39 perusahaan pemegang konsesi lahan yang berda di empat wilayah kabupaten tersebut, yang akan dipusatkan di Kota Rengat Kabupaten Inhu, selama sepekan ini yang direncanakan mulai besok, Selasa (3/2/2015).

Penegasan ini seperti disampaikan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Riau, melalui Kabid Perlundungan Hutan, Zailani, SP pada riaueditor.com saat ditemui di Kantor Dishut Riau Jalan sudirman Pekanbaru, Senin (2/2/2015).

Ia mengatakan sosialisasi upaya pencegahan Karhutla bagi pemegang konsesi lahan di empat wilayah tersebut, sangat perlu dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menselaraskan kembali komitmen perusahaan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di lahan konsesi yang dimiliki perusahaan masing-masing.

"Perusahaan diwajibkan untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup di lahan mereka masing-masing. Karena ini sudah ada komitmennya dalam syarat pemegang konsesi masing-masing, untuk menjaga dan merawat lahan mereka. Maka dengan adanya sosialisasi ini, setidaknya mereka dapat lebih optimal lagi menjaga lahan mereka dari karhutla di Riau," ujar Zailani.     

Dikatakan Zailani, sosialisasi upaya pencegahan Karhutla bagi perusahaan pemegang konsesi yang ada di Riau akan terus dilakukan secara kontiniu selama dalam tahun ini. Sebagai langkah awal, pihaknya sudah melakukan kegiatan sosialisasi  tersebut sejak awal Januari 2015 lalu, yang dilaksanakan di Kota Dumai serta dihadiri 12 perusahan pemegang konsesi dari tiga kabupaten-kota seperti Dumai, Rohil dan Bengkalis.

Sedangkan untuk gelombang kedua, acara sosialisasi Karhutla Dishut Riau akan memusatkan di Kota Rengat Kabupaten Inhu dalam waktu dekat ini. Hanya saja perusahan pemegang konsesi yang akan hadir mengalami peningkatan dari acara sebelumnya. "Yakni ada sekitar 39 perusahaan, mulai dari PT.RAPP, AA, Satria Perkasa Agung, Nusantara Sentosa Raya, Rimba Lazuardi, Rimba Pranap Indah, Riau Alam Letari, dan lainnya," beber Zailani.

Zailani juga mengatakan upaya sosialisasi pencegahan Karhutla tersebut dilakukan, bukan semata hanya untuk mengingatkan para pemegang konsesi untuk menjaga lahannya masing-masing dari bahaya Karhutla. Namun pihaknya secara fokus tidak lain, hanya untuk mengintensifkan upaya pencegan Karhutla yang terjadi di titik rawan Karhutla di Riau.

Hal ini dilakukan, mengingat dengan adanya alat pendetaksi titik api melalui sistim inovasi Karhutla Monitoring Sistem (KMS) yang sudah ada di Riau, maka pihak Dishut Riau berperan penuh untuk melakukan pemantauan, sosilisasi, dan pencegahan kebaran hutan dan lahan yang ada di Riau secara kontinu.

"Dengan adanya alat pendeteksi titik api melalui KMS ini, kita setidaknya terbantu dengan alat tersebut. Sehingga jika ada kebakaran hutan yang terpantau dalam KMS itu. Tim kita akan langsung turun dan berkoordinasi dengan Dishut Kabupaten Kota yang ada di Riau. Untuk segera mengambil langkah pencegahan dengan secepatnya," tukasnya. (ari)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini