Gandeng BPPT, BLH Meranti Akan Kelola Limbah Sagu

Redaksi Redaksi
Gandeng BPPT, BLH Meranti Akan Kelola Limbah Sagu
Kepala BLH Kepulauan Meranti, H Irmansyah
SELATPANJANG, riaueditor.com - Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Kepulauan Meranti bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pusat bekerja sama untuk merancang limbah sagu baik repu (ampas) dan uyung (kulit) sagu yang rencananya akan di olah menjadi energi biomasa dan pakan ternak.

Kepala BLH Kepulauan Meranti, H Irmansyah, Sabtu (21/11/2015) mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki 65 kilang sagu yang tersebar di kecamatan- kecamatan yang mana limbah sagu tersebut dibiarkan mengalir mengikuti arus sungai  yang jika di biarkan akan membunuh ekosistem di sekitar lingkungannya.

Irmansyah juga mengatakan, kilang sagu yang ada di Kepulauan Meranti ini tentu  menjadi tonggak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Meranti jika  limbah tidak dibuang sembarangan, namun dimanfaatkan dan tentunya menjaga lingkungan dari pencemaran.

Dijelaskannya, limbah hasil pengolahan sagu mengandung zat asam yang sangat berbahaya bagi biota laut, sehingga menyebabkan ikan susah bernafas,

"Jika masyarakat dapat mengolah hasil limbah sagu ini menjadi sesuatu yang bermanfaat, tentu tidak akan berdampak buruk bagi ekosistem dan biota laut. Saat ini kita sedang bekerjasama dengan BPPT pusat untuk uji coba pengolahan limbah sagu menjadi sumber energi biomasa, juga makanan ternak. Dan mereka sudah dua kali turun untuk survei di kilang sagu milik Amirudin di Desa Tanjung kecamatan Tebing Tinggi Barat," ungkap Irman.

Dia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2016 mendatang sudah ada hasilnya. Mereka juga akan merancang alat pengolah limbah sagu sederhana efesien dan mudah di buat. Yang nanti akan di uji coba langsung di kilang-kilang sagu.

"Awal tahun ini kita akan jumpai lagi BPPT untuk menanyakan hasilnya. Adapun biaya pembuatan mesin pengolah limbah sagu tersebut sudah kita prediksi berkisar di bawah Rp 30 juta untuk mesin pengolahan energi biomasa. Nanti kita buat contoh dan itulah nantinya akan di buat oleh pemilik kilang sagu di Kabupaten Meranti," ungkapnya menjelaskan.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini