Derita Kemarau, Pelalawan Krisis Air Bersih

Redaksi Redaksi
Derita Kemarau, Pelalawan Krisis Air Bersih
ilustrasi.net
PELALAWAN, riaueditor.com- Musim kemarau di kabupaten Pelalawan tidak hanya berdampak pada meningkatnya penderita Inspeksi saluran pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap dari Karhutla, juga berdampak mengeringnya sumur sebagai sumber air bersih di sejumlah desa di kabupaten Pelalawan. Akibatnya warga terpaksa membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti warga Desa Padang Luas dan wilayah sekitarnya di Kecamatan Langgam mulai kesulitan mendapatkan air bersih, karena sumber air seperti sumur dan mata air di sekitar hutan pun telah mulai mendangkal dan mengering. Hal ini disebabkan tidak turunnya hujan sejak hampir sebulan belakangan ini," terang Joni (30) warga Desa Padang Luas dikonfirmasi, Kamis (20/2) kemarin via selulernya.

Diungkapkan pria yang akrab disapa bang Joni ini, bahwa sumur galian warga dengan kedalaman sampai 100 meter lebih, saat ini juga sudah dalam kondisi kering. Bahkan sumur bor yang kedalamannya ratusan meter juga semakin sedikit cadangan airnya, sejak tidak datangnya hujan hampir sebulan ini, bebernya.

Tidak hanya itu, sambung Joni, warga yang biasanya memanfaatkan boncah (sumber mata air di hutan) juga tidak bisa dimanfaatkan lagi karena cadangan airnya mengering.

"Memang biasanya ketika musim kemarau melanda dan air bersih sulit didapatkan, maka warga menggunakan boncah untuk mengambil air bersih, tapi semuanya sudah dangkal dan nyaris tidak memiliki air sedikitpun," papar Joni.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih selain MCK, lanjutnya, maka para warga masyarakat disekitar lokasi terpaksa membeli air isi ulang.

"Kami terpaksa beli air isi ulang, meski menambah beban tapi terpaksa dibeli untuk konsumsi dan keperluan air lainnya seperti mencuci, memasak," imbuhnya.

Sementara bantuan sumur bor pemerintah yang dibangun sejak tiga tahun silam, yang berlokasi dekat kantor Desa Padang Luas belum sepenuhnya berfungsi.

"Warga sangat berharap adanya bantuan pengadaan air bersih dari pemkab," pungkasnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini