Atasi Abrasi Pulau Rangsang, Pemerintah Pusat Bantu Meranti Rp3,5 Miliar

Redaksi Redaksi
Atasi Abrasi Pulau Rangsang, Pemerintah Pusat Bantu Meranti Rp3,5 Miliar
azw
Abrasi pulai rangsang
SELATPANJANG, riaueditor.com - Pulau Rangsang yang terletak di tepi bibir Selat Melaka merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pulau ini menjadi salah satu daerah yang perhatian dari Pemerintah Pusat.

Jadi permasalahan  abrasi yang kerap terjadi di pulau tersebut dan telah menghilangkan daratan hingga ribuan hektare. Di antaranya Pantai Tanjung Motong dengan abrasi 10 kilometer, Pantai Tanah Merah dengan panjang 6 kilometer, Pantai Tanjung Kedabu sepanjang 6 kilometer dan Pantai Tanjung Medang sepanjang 20 kilometer.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kabid Infrastruktur Perbatasan, Nasruni mengatakan, pantai di desa tersebut selama ini terus mengalami pengurangan, mulai tahun 2015 ini akan terus dibangun.

" Adapun penyelamatan pulau tersebut adalah dengan dibangunnya batu pemecah ombak yang akan berfungsi menghempang derasnya ombak yang berasal dari laut Selat Malaka. Pembangunan tembok batu ini akan di lakukan di dua desa, yakni Desa Kedabu Rapat dan Desa Tanjung Medang," katanya saat dikonfirmasi dikantornya, Kamis (5/11)

Menurut Nasruni, berhubung anggaran pusat untuk wilayah perbatasan tahun ini juga cukup terbatas, maka lewat anggaran APBN P, maka ditetapkan di Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir dan Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang, dengan nilai Rp3,5 miliar.

" Sejauh ini kita telah mengusulkan ke pemerintah persoalan abrasi yang di alami Meranti selama ini. Batu pemecah ombak pembangunannya memakan biaya sangat besar, untuk permeternya mencapai Rp25 juta dan sudah tentu volume yang dibangun tahun 2015 ini," tuturnya.

Hanya beberapa ratus meter saja dari puluhan ribu meter panjang pulau yang masih harus diselamatkan itu. Dan untuk yang belum terealisasi, pihaknya juga telah membangun tembok penahan abrasi dari pohon Nibung, sampai saat ini sudah 600 meter yang sudah dibangun.

" Syukurlah Meranti saat ini sudah mendapat perhatian besar dari Pemerintah Pusat. Dengan dimulainya pembangunan penyelamatan pulau Rangsang itu, berarti untuk tahun-tahun mendatang kita tidak sulit lagi mengusulkan kelanjutan pembangunan yang telah dimulai tersebut," ungkap Nasruni.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini