Antisipasi Karhutla, Pemkab Siak Siapkan Mesin dan Kolam Penampungan

Redaksi Redaksi
Antisipasi Karhutla, Pemkab Siak Siapkan Mesin dan Kolam Penampungan
SIAK, riaueditor.com- Megantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak, Bupati Siak Drs H Syamsuar, M.Si mengintruksikan kepada masyarakat pemilik lahan mau pun kebun agar bersedia menyediakan sedikit lahan yang ada di sekitar kebun untuk dibuat kolam sebagai tempat penampungan air. Nantinya kolam tersebut dufungsikan sebagai kebutuhan pemadaman.

Demikian disampaikan Bupati saat Rapat Koordinasi Pemkab Siak bersama seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Siak, Polres, Kejari serta DPRD Siak. Penanganan Karhutla sebut Bupati menjadi perhatian serius Pemkab.

Belajar dari pengalaman beberapa waktu lalu, semua kejadian tersebut harus bisa menjadi bahan renungan dan evaluasi bagi semua. Sebab, saat melakukan pemadaman petugas Damkar yang dibantu oleh sejumlah petugas lainnya sulit sekali mendapatkan sumber air.

"Saat petugas melakukan pemadaman, mereka kewalahan karena sulitnya memperoleh sumber air. Oleh sebab itu, pada titik-titik kebun masyarakat kita ini sekiranya perlu dibuatkan kolam sebagai tempat untuk menampung air. Sehingga saat terjadi karhutla, petugas tidak kerepotan untuk mencari air," sebut Syamsuar.

Lanjut Bupati, kolam yang dibuat ini fungsinya tidak hanya bermanfaat untuk menampung ar saja, namun dapat juga dimanfaatkan untuk memilihara ikan dan untuk menyiram kebun masyarakat. "Bisa difungsikan untuk kepentingan lain," ujar Bupati.

Oleh sebab itu, adanya keinginan pemerintah daerah untuk membeli peralatan mesin yang difungsikan untuk menangani karhutla, khususnya pada masing-masing desa atau kecamatan, harus didukung dengan sarana airnya. "Bila tidak, percuma saja mesin tersebut kita beli, seba harus seiring apa yang dibutuhkan oleh mesin tadi. Namun yang lebih penting adalah dukungan masyarakat itu sendiri," kata Bupati lagi.

Terlebih lagi dengan perkiraan BMKG akan terjadinya kemarau kering, hal ini tentunya meningkatkan resiko terjadinya Karhutla. "Pemerintah dan masyarakat harus tanggap siaga, jangan sampai Karhutla terjadi hingga menjadi maslaah besar bagi daerah dan masyarakat," tutur Bupati.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini