Kasus DBD di Pekanbaru Meningkat

Redaksi Redaksi
Kasus DBD di Pekanbaru Meningkat
Ist
Ilustrasi

PEKANBARU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru sangat mengkhawatirkan. Ada peningkatan kasus DBD pada saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy mengatakan, kasus DBD mengalami peningkatan karena terjadinya peralihan antara musim panas dengan musim penghujan.

"Musim peralihan ini biasanya populasi nyamuk pun bertambah, sehingga membuat kasus mengalami peningkatan," ujarnya, Senin (19/9/2022).

Dirinya mengatakan bahwa kasus DBD banyak terjadi di wilayah yang lingkungannya kurang terjaga kebersihannya. Satu cara mencegahnya dengan rutin menggelar gotong royong di lingkungan.

Masyarakat bisa menyingkirkan sampah yang bisa menjadi sarang nyamuk. Ada di antaranya botol bekas, ban bekas hingga tempat makan atau minuman ternak.

Zaini menilai dengan rutin membersihkan lingkungan tentu bisa mengurangi dampak DBD di wilayahnya. Ia menyebut 70 persen penyebab kasus DBD meningkat karena faktor lingkungan.

"Kalau kebersihan lingkungan terabaikan, tentu nyamuk bakal bersarang di sana. Ditambah banyak sampah dan penampungan air," ujarnya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini