Layanan Buruk, Warga Minta Kembalikan Status RSUD Pasir Pengaraian Ke Type C

Redaksi Redaksi
Layanan Buruk, Warga Minta Kembalikan Status RSUD Pasir Pengaraian Ke Type C
ys/riaueditor
Tak dapatkan fasilitas Rumah Sakit, Pasien BPJS digendong sang anak menuju ruang perawatan RSUD Pasir Pengaraian.
PS.PANGARAIAN, riaueditor.com - Beginilah yang terjadi pada salah satu pasien bernama Lohot Rambe yang sebelumnya dirujuk dari RS Awal Bros Ujungbatu, Sabtu (9/1) malam. Saat ia diperiksa di RS Awal Bros Ujungbatu menyampaikan dirinya terkena penyakit Tipus dan infeksi Paru, saat itu juga pasien dirujuk ke RSUD Pasirpengaraian dikarenakan Dokter baru masuk, Selasa (12/1) dini hari.

Namun, setibanya di RSUD Pasirpengaraian pasien menggunakan mobil Ambulan RS Awal Bros yang mengikut sertakan seorang perawat menyampaikan bahwa pasien menggunakan kartu BPJS kesehatan. saat itu juga pasien dibiarkan terlantar tanpa ada tindakan medis dari dokter atau paramedis yang sedang bertugas, bahkan pasien dibiarkan berlama-lama menahan rasa sakit.

Salah seorang keluarga pasien, Hamzah Dongoran kepada riaueditor.com mengatakan, setelah menunggu satu jam barulah orangtuanya diantar ke ruang rawat tanpa fasilitas Rumah Sakit, dengan cara digendong menuju ruang perawatan.

"Orang tua kami tidak mendapatkan layanan berarti, hanya dipasangkan infus, kemudian para perawat tidur," katanya, Selasa (12/1) siang.

Hamzah menambahkan, malam itu orang tua kami ini sakit parah, namun tak satu pun bidan atau perawat ada di ruangan, kami berusaha membangunkan namun tidak mau keluar, "Kami bingung pada siapa meminta bantuan, tindakan RSUD Pasir Pengaraian ini memang jauh dari apa yang kami bayangkan," tukasnya.

Bukan hanya orang tua kami saja, penderitaan juga diialami oleh pasien lainnya yang juga dipasangi infus, namun asal-asalan dan bocor hingga tempat tidur pasien basah.

Prihatin, saya berusaha untuk memanggil perawat tapi tidak ada di ruangan, saya pergi ke ruang penjagaan, dia bilang "Di situnya, itu perawatnya tidur bangunkan aja," kata security.

Kami berharap Kementerian Kesehatan agar melakukan audit dan mengembalikan status RSUD Pasir Pengarian ke Rumah Sakit Type C, "Secara layanan tidak layak dan tidak patut digolongkan sebagai Rumah Sakit Type B, jauh dari layak," tukas Hamzah.

Ketika hal ini dikonfirmasi terhadap Direktur RSUD Pasirpengaraian, Dr Wildan Aspan Hasibuan, Mkes mengaku sedang mengikuti rapat APBD di DPRD, "besok saja," kata Wildan. (ys)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini