Cina Tuntut Malaysia Jamin Keamanan Warganya yang Diculik

Redaksi Redaksi
Cina Tuntut Malaysia Jamin Keamanan Warganya yang Diculik
ilustrasi
KUALA LUMPUR - Pemerintah Cina pada Kamis (3/4) menuntut Malaysia agar menjamin keamanan warga negaranya, pascapenculikan. Cina pun menuntut hal itu menyusul adanya peristiwa penculikan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata tak dikenal, di satu kepulauan di Malaysia.
 
Dikutip dari Reuters, Kamis (3/4), kelompok bersenjata tak dikenal itu telah menculik dua orang turis wanita. Satu di antaranya berasal dari Cina dan satu dari Filipina.

Peristiwa penculikan ini tepatnya terjadi di sebuah resort menyelam di Pulau Singamata, di kota pesisir Semporna, negara bagian Timur Malaysia, Sabah. Penculikan terjadi pada Rabu (2/4) malam.
 
Sejumlah media Malaysia melaporkan, peristiwa bermula ketika turis Cina yang berumur 29 tahun itu tengah berada di kamarnya. Korban saat itu dipaksa keluar oleh kawanan bersenjata yang tak dikenal ini, untuk segera berpindah ke perahu yang telah menunggu di luar. Namun media-media di sana mengabarkan, saat penculikan, tak diketahui di mana keberadaan warga Filipina yang bekerja sebagai petugas resort itu.
 
Terkait penculikan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Hong Lei pun angkat bicara. Dalam konferensi pers rutin di Beijing, Lei mengatakan, konsulat Cina di Kalimantan, Malaysia, agar memenuhi standar prosedur penyelamatan.
 
Lei juga meminta agar kepolisian lokal di sana menjamin keamanan warga negaranya. ''Kementerian Luar Negeri Cina tentu akan terus memperhatikan perkembangan situasi ini,'' ungkapnya.
 
Reuters mengabarkan, akibat peristiwa penculikan ini, citra Malaysia di mata Cina pun semakin terpuruk. Publik Cina pun sebelumnya telah mengkritik kerja dan tanggung jawab pemerintah Malaysia, terkhusus atas kasus hilangnya Malaysia Airlines MH 370, yang membawa ratusan penumpang asal Cina.

(republika.co.id)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini