1.000 Ounce Emas Diangkat dari Kapal Karam Tahun 1857

Redaksi Redaksi
1.000 Ounce Emas Diangkat dari Kapal Karam Tahun 1857
Foto: Odyssey Marine Exploration Inc
Ilustrasi.
CAROLINA - Diperkirakan sebanyak 1.000 ounce emas yang bernilai mencapai USD1,3 juta atau setara dengan Rp14,950 miliar, berhasil diambil dari kapal yang karam pada 1857 di lepas pantai Carolina Selatan.

Perusahaan eksplorasi bawah laut, Odyssey Marine Exploration Inc (OMEX), yang menjadi pelopor eksplorasi laut dalam, mengatakan berhasil mengambil emas tersebut hanya dalam waktu dua jam eksplorasi pertama, dari situs kapal karam SS Centra America.

Emas yang berhasil diambil adalah lima emas batangan dan dua emas jenis Double Eagle Coin senilai USD20. Salah satu koin itu dicetak pada 1857 di San Francisco, dan koin lainnya yang dicetak pada 1850 di Philadelphia.

SS Central Amerika pertama kali ditemukan pada 1988 di kedalaman 7.200 meter, dan baru bisa dieksplorasi pada 1991. Namun, menurut laporan operasi ini sempat dihentikan karena adanya sengketa hukum, pasalnya 39 perusahaan asuransi mengajukan klaim untuk emas ini.

Pada 6 Maret 2014, Odyssey mendapatkan kontrak eksklusif untuk operasi eksplorasi SS Central Amerika. Selain menemukan emas, Odyssey juga menemukan sebuah botol, dan sepotong tembikar sampel struktur kayu kapal .

"Penyelaman ini menegaskan bagi saya bahwa situs belum terganggu sejak 1991, ketika saya berada di sana," kata kepala ilmuwan dan sejarawan Recover Limited Partnership, Bob Evans, seperti dilansir dari Forbes, Rabu (7/5/2014).

Recover Limited Partnership merupakan salah satu perusahaan yang menemukan lokasi kecelakaan. Menurut catatan sejarah, SS Central Amerika terjebak badai pada 12 September 1857, dan tenggelam 160 mil dari lepas pantai Carolina Selatan. Kapal itu membawa 425 penumpang bersama dengan sejumlah besar emas batangan dan koin yang baru dicetak.

(mrt/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini