Gelar Razia, BNNK Pelalawan Jaring 5 Penyalahguna Narkoba dan Pasangan Kumpul Kebo

Redaksi Redaksi
Gelar Razia, BNNK Pelalawan Jaring 5 Penyalahguna Narkoba dan Pasangan Kumpul Kebo
Foto: BNNK Pelalawan

PELALAWAN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam dan wisma di Ibukota Pangkalan Kerinci guna melakukan kegiatan deteksi terhadap para pengunjung dan tamu yang diduga melakukan Penyalahgunaan Narkoba, Sabtu (28/11/2021) malam Ahad kemarin mulai pukul 24.00 Wib hingga pukul 3.30 wib dini hari.

Razia dimaksudkan untuk mewujudkan kabupaten pelalawan BERSINAR (bersih dari penyalahguna narkoba).

Kepala BNNK Pelalawan Khodirin SH, MH menyampaikan dalam kegiatan razia di tempat-tempat yang diduga sebagai lokasi peredaran dan penyalahguaan Narkoba tersebut berkat adanya laporan dari masyarakat yang sudah merasa terganggu kenyamanannya.

Adapun laporan yang diterima oleh Kepala BNNK Pelalawan adalah adanya tempat-tempat hiburan dan penginapan atau wisma yang selalu digunakan di setiap akhir pekan sebagai lokasi kegiatan penyalahgunaan Narkoba.

"Dengan adanya laporan tersebut Kepala BNNK Pelalawan merespon cepat dengan mengerahkan seluruh personilnya untuk menggelar razia di tempat-tempat yang selama ini menjadi keresahan Masyarakat Kabupaten Pelalawan," ucapnya.

Dari kegiatan razia yang digelar di beberapa tempat hiburan dan wisma, BNNK Pelalawan berhasil melakukan deteksi dengan cara 'cek urine' di tempat terhadap para tamu penginapan dan pengunjung tempat warung remang-remang.

Dikatakannya, saat razia di wisma, personil BNNK Pelalawan dibantu oleh resepsionis wisma melakukan pengecekan di seluruh kamar wisma yang ada tamunya, dan dari hasil pengecekan terhadap 25 tamu wisma yang terdiri dari 10 perempuan dan 15 orang laki-laki hasilnya 3 orang positif MET/AMPHETAMIN dan juga banyak ditemukan pasangan muda-mudi yang bukan suami istri (kumpul kebo).

Team BNNK Pelalawan kemudian menyisir lokasi cafe remang-remang, dilakukan test urine terhadap 8 orang pengunjung cafe yang sebelumnya ada melarikan diri saat team BNNK datang menyergap lokasi cafe remang-remang tersebut, dan didapati 2 orang positif oenyalahgunaan narkoba.

Dalam Razia yang digelar tersebut menghasilkan 5 orang positif penyalahguna narkoba, 2 orang laki-laki dan 3 diantarannya perempuan langsung di gelandang ke kantor BNNK Pelalawan untuk di data lebih lanjut dan dimintai keterangan serta akan dilakukan asesmen.

"Apakah mereka benar-benar korban penyalahgunaan Narkoba atau terlibat jaringan peredaran gelap Narkoba yang terjadi di Kabupaten Pelalawan. Kalau hasil asesmen sebagai korban penyalahgunaan Narkoba maka akan dilakukan rehabilitasi, akan tetapi jika dari hasil Asesmen ada terlibat sindikat jaringan peredaran gelap Narkoba maka proses hukum yang diberlakukan. Namun dari hasil kegiatan dimaksud tidak ditemukan barang bukti Narkoba," tutupnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini