Usai Gasak Batterey Tower Indosat, Rampok Rusak Mesin ATM BNI

Redaksi Redaksi
Usai Gasak Batterey Tower Indosat, Rampok Rusak Mesin ATM BNI
int.
images
PEKANBARU, riaueditor.com - Aksi perampokan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali mesin ATM milik Bank BNI yang berada disebuah SPBU Jalan Hangtuah Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan, Sabtu (04/1) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.

Meskipun sudah merusak chasing berangkas ATM kawanan pelaku tak berhasil mengasak uang yang berada didalam ATM tersebut. Namun pelaku berhasil menggasak delapan unit batterey pemancar tower milik PT Indosat.

Sekurity setempat, Helman Amela (37) warga Jalan Hangtuah Gang Sentosa, Kecamatan Tenayan Raya dan Adikifli (32) rekannya kerjanya yang bertugas pada malam kejadian sempat melihat sebuah mobil Toyota Avanza kabur. Dia bersama rekannya mencoba mencegat namun gagal.

"Awalnya saya mendengar suara kegaduhan seperti benturan benda keras dari arah mesin ATM. Curiga, Herman kemudian membangunkan Adikifli sambil bergegas mengecek ke arah sumber bunyi benturan tersebut," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Tenayan Raya, usai membuat laporan polisi, Sabtu pagi.

"Tiba-tiba sebuah mobil diperkirakan jenis Toyota Avanza melaju dengan kecepatan tinggi. Melihat kecurigaan tersebut, saya bersama Adikifli berusaha untuk mencegatnya, namun tak berhasil," lanjut Helman.

Ditambahkan Helman, curiga dirinya kemudian mengecek mesin ATM Bank BNI yang ada di SPBU tersebut. Ternyata mesin ATM BNI telah dirusak mereka, namun para pelaku tak berhasil menggondol uang yang ada didalam mesin ATM.

Setelah mengecek mesin ATM, lalu Helman dan Adikifli, mencoba untuk menyisir ke Tower Indosat yang ada dibelakang SPBU. Di tower pemancar tersebut, ternyata para pelaku telah merusak paksa pintu pagar besi dan berhasil menggasak delapan unit batteray yang ada didalam tower milik Indosat.

"Saya lalu menelpon pengawas SPBU dan langsung bergegas melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tenayan Raya," ujarnya.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Kukuh Yulianto Widodo didampingi Kanit Reskrim AKP Syafril mengatakan pihaknya bersama Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan dilokasi kejadian.

"Kawanan pencuri yang diperkirakan lebih dari tiga orang itu, sebelum merusak mesin ATM para pelaku ini telah duluan mengambil delapan unit batterey pemancar di tower PT Indosat. Kemudian, kawanan ini berusaha untuk merusak mesin ATM BNI namun gagal," jelas AKP Syafri.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini