Tiga Peluru Polisi Akhiri Hidup Ali Badak

Redaksi Redaksi
Tiga Peluru Polisi Akhiri Hidup Ali Badak
ilustrasi
JAKARTA - Ali Badak, pelaku utama pengeroyokan terhadap anggota Polsek Senen saat penggerebekan sarang narkoba di wilayah Berlan, Jakarta Timur beberapa waktu lalu, tewas setelah tiga peluru dari Satgas Gabungan Polda Metro Jaya menghujam dada sebelah kirinya.

Petugas terpaksa melumpuhkan pria yang dikenal kejam ini dengan timah panas, lantaran yang bersangkutan mencoba melawan dengan senjata tajam saat hendak dicokok polisi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

"Pelaku tewas setelah ditembak sebanyak tiga kali di bagian dada sebelah kirinya," kata salah seorang penyidik Polda Metro Jaya yang enggan disebutkan identitasnya, Jumat (22/1/2016).

Selain itu, penyidik tersebut mengungkapkan, Ali Badak juga memiliki tato di sekujur tubuhnya. "Ada tatonya juga dia," pungkasnya.

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krisna Murni, mengungkapkan Ali Badak merupakan pelaku utama dalam melakukan pengeroyokan kepada Bripka Taufik hingga tewas di Kali Ciliwung.

Ali Badak, kata dia, adalah pelaku yang menantang polisi saat melakukan penggerebekan narkoba di lokasi. Sehingga, para pelaku lainnya berani melakukan penyerangan dan pengeroyokan hingga menewaskan salah satu prajurit terbaik yang dimiliki Korps Bhayangkara.

Kini jenazah Ali Badak berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan autopsi.


(fds/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini