Tahanan Narkoba Kabur Saat Diperiksa di Mapolresta Pekanbaru

Redaksi Redaksi
PEKANBARU(riaueditor)- Seorang tahanan atas kasus narkoba, Edi Masdiabu, Jumat (22/02) membuat geger Polresta Pekanbaru. Malam sekitar pukul 19.00 Wib, Edi berhasil kabur ditengah pemeriksaan yang sedang dilakukan terhadap dirinya.

Walaupun akhirnya Edi ditangkap lagi selang dua jam berlalu. Diduga, penyebab kaburnya Edi Masdiabu ini, akibat lalainya anggota polisi saat sedang melakukan pemeriksaan.

Berdasarkan informasi yang dirangkum riaueditor dari sumber di Mapolresta Pekanbaru, kaburnya Edi berawal saat ia dikeluarkan dari sel tahanan yang terletak di lantai III Mapolresta Pekanbaru, untuk diperiksa oleh penyidik Satuan Reserse Narkoba (satres narkoba) Polresta di lantai I.

Sewaktu diperiksa, datanglah anggota keluarga Edi menjenguk. Saat kunjungan keluarganya datang, penyidik memberikan kesempatan kepada Edi untuk berkumpul sesaat bersama keluarganya.

Ternyata ini dimanfaat tersangka untuk memuluskan niatnya. Diduga ketika petugas lengah, tersangka berlari keluar dengan melompati pagar Mapolresta yang bersisikan dengan Jalan Sam Ratulangi dan langsung kabur.

Hal ini membuat heboh petugas, terutama yang membiarkannya berkumpul bersama keluarga tak lagi melihat Edi. Pencarian dilakukan malam itu juga. Petugaspun disebar ke beberapa titik hingga jalan keluar dari kota Pekanbaru.

Setelah dilakukan pencarian sekitar dua jam, Edi diketahui bersembunyi di rumah seorang temannya, warga di Jalan Setia Budi Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru. Saat itu juga pada pukul 21.00 Wib, dirinya diringkus tanpa perlawanan. Edi kemudian dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk ditahan kembali.

"Kita cari hingga ke terminal dan semua lokasi yang kita curigai sebagai tujuan pelariannya," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar kepada wartawan saat dikonfirmasi terkait kaburnya tahanan saat diperiksa ini.

Diungkapkan Adang, ia tak menampik jika kaburnya Edi di akibatkan kelalaian anggota yang menyidik Edi hingga peristiwa ini terjadi. "Ini kelalaian saat pemeriksaan, sehingga yang bersangkutan lari. Kita akan lebih tingkatkan pengawasan agar ini tidak terulang lagi," kata Kapolresta Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar. (dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini