Selama Ops Simpatik 2016, Satlantas Polres Pelalawan Jaring 787 Pelanggaran Lalin

Redaksi Redaksi
Selama Ops Simpatik 2016, Satlantas Polres Pelalawan Jaring 787 Pelanggaran Lalin
zul/riaueditor.com
Selama Ops Simpatik 2016, Satlantas Polres Pelalawan Jaring 787 Pelanggaran Lalin
PELALAWAN, riaueditor.com - Selama  21 hari pelaksanaan Operasi Simpatik Siak 2016 yang digelar  mulai tanggal 01 maret 2016 hingga tanggal 21 maret 2016 telah berakhir.Dalm pelaksanaannya,Satlantas Polres Pelalawan telah menjaring 787 kasus pelanggaran lalu lintas dengan rincian yaitu 103 tilang dan 684 berupa teguran tertulis.

Kasat lantas res pelalawan AKP Rachmad C Yusuf Sik mengatakan pelanggaran tersebut terjadi di wilayah target ops simpatik siak 2016 yaitu kawasan tertib lalu lintas (KTL) tepatnya di jalan Maharaja indra Pangkalan Kerinci.

Lebih lanjut disebutkan Kasatlantas,  sesuai dengan sandinya operasi simpatik, Operasi ini lebih mengedepankan tindakan persuasif yaitu dgn memberikan teguran tertulis terhadap sipelanggar kecuali pelanggaran tersebut berpotensi laka lantas seperti melawan arus, mengangkut orang pada kendaraan bak terbuka, dan menggunakan hp pada saat berkendara baru sipelanggar ditindak dengan tilang.

Kasat lantas juga mengatakan untuk kedepan bila pengendara ranmor masih juga melaggar peraturan lalu lintas kami dari Satlantas akan menindak tegas para sipelanggar tersebut.

"Tujuannya adalah agar terciptanya kamseltibcar lantas dan menekan angka laka lantas yg terjadi khususnya dikawasan tertib lalu lintas ( KTL ). Harapannya Semoga kedepan masy kab. Pelalawan sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan kota Pangkalan Kerinci menjadi tertib berlalu lintas khususnya diwilayah KTL tepatnya disepanjang jalan Maharaja indra Pangkalan Kerinci," ucapnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini