Satpol PP Terus Lanjutkan Perkara Pengeroyokan Anggotanya

Redaksi Redaksi
Satpol PP Terus Lanjutkan Perkara Pengeroyokan Anggotanya
internet
Satpol PP siagakan barisan
PELALAWAN, riaueditor.com - Pihak Satpol PP Pelalawan bersikukuh tetap akan melanjutkan kasus pengeroyokan anggotanya ke proses hukum. Pasalnya anggota Satpol PP, Pomi Oktavianus dikeroyok hingga babak belur yang dipukul sekelompok preman disamping Gerbang masuk Kantor Bupati Pelalawan sore kemaren, Selasa (25/8).

Hal ini diungkapkan Kasatpol PP Pelalawan, Abu Bakar M AP melalui Kasie Pengendalian dan Operasional, Ramdani Kamal. Menurutnya Satpol PP akan terus melakukan monitoring dan mengikuti prosedur hukum yang berjalan.

"Sore kemaren sekitar pukul 17.30 WIB kita membuat laporan pengroyokan sekaligus menyerahkan 3 pelaku yang berhasil diamankan Satpol PP ke Polres Pelalawan. Kemarin proses pembuatan laporan dilakukan dari pukul 18.00 Wib hingga pukul 02.30 Wib, Rabu dini hari. Karena sudah larut malam, maka BAP 1 saksi dari 2 saksi akan dilanjutkan pada hari ini. Namun hingga pukul 15.00 Wib belum ada pemanggilan dari Polres Pelalawan," katanya.

Dikatakan Dani, nomor surat laporan yakni  SPTL 96 /VIII /2015. Saat ini hanya tinggal menunggu BAP 1 saksi lagi.

"Pengroyokan anggota Satpol PP yang sedang menjalankan tugas dan sedang memakai pakaian Dinas merupakan tindak pidana. Hingga Pomi Oktavianus babak belur dengan bibir pecah dan bengkak. Kita minta pihak kepolisian untuk Segera memproses para pelaku pengroyokan," pintanya.

Menurut Dani, saat ini Pomi Oktavianus anggota Satpol PP yang menjadi korban pengroyokan tidak bertugas.

"Pomi istirahat dirumahnya. Sebelumnya Pomi juga sudah melakukan visum ke RSUD Pelalawan. Laporan hasil visum akan kita sertakan dalam pemanggilan berikutnya," bebernya.

Informasi yang diperoleh di lapangan, aksi pengeroyokan ini terjadi karena pelaku tidak terima saat korban melakukan operasi menertibkan orang pacaran saat malam hari, tepatnya Sabtu malam (22/8) lalu. Pomi menghampiri orang yang bermadu kasih di suatu lapangan, setiba di sana terlihat ramai orang yang bermadu kasih, lalu Pomi dengan rekannya balik kanan karena pelaku bersama teman-teman jumlahnya lebih banyak.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini